Menarakaltim.com, Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud atau yang akrab disapa Hamas, menyoroti kerusakan parah pada ruas jalan nasional di Kilometer 28, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Ia meminta agar upaya perbaikan segera dilakukan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung Samarinda dan Balikpapan.
“Saya baru saja ke Batuah. Kondisi jalannya menurun akibat tanah bergerak. Karena statusnya jalan nasional, perbaikannya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Hamas, Senin (28/4/2025).
Meski demikian, Hamas mengakui bahwa dirinya belum berkoordinasi secara langsung dengan Komisi III DPRD Kaltim yang membidangi infrastruktur. Namun, ia memastikan bahwa persoalan ini akan dibahas dalam pertemuan DPRD pada hari Senin besok di Hotel Platinum, Kilometer 13.
“Kita akan bahas ini. Mudah-mudahan ada solusi konkret, mengingat ini menyangkut keselamatan dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Hamas juga menyoroti lambannya penanganan jalan nasional selama ini. Ia berharap, di era kepemimpinan Gubernur Kaltim yang baru, akselerasi perbaikan infrastruktur bisa lebih cepat, termasuk kemungkinan percepatan pelimpahan kewenangan jalan nasional ke pemerintah provinsi agar penanganan lebih fleksibel.
Selain Batuah, Hamas juga menyinggung sejumlah persoalan jalan lainnya seperti di kawasan Ubar dan Muara Berau yang turut mengalami kerusakan parah. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara DPRD, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk mempercepat perbaikan seluruh jalan strategis di Kalimantan Timur.
“Kita akan desak Pak Gubernur. Semua jalan nasional ini harus segera ditangani. Ini banyak sekali persoalannya,” tegas Hamas.
DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengawal persoalan infrastruktur jalan, demi mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Bumi Etam. (*)

