71 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – Himpunan Masyarakat Parepare (HMP) Kalimantan Timur berencana bakal melebarkan sayap struktur organisasi dan jejaring hingga ke level nasional.

” Karena HMP selama ini tumbuh di Kalimantan Timur, maka kami akan berusaha ke Jakarta untuk membentuk HMP pusat,” ungkap Ketua Himpunan Masyarakat Parepare (HMP) Kalimantan Timur terpilih, H. Andi Saharuddin usai terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II HMP Kaltim di Ballroom Hotel Aston Samarinda, Sabtu, (14/2/ 2026).

Andi optimistis bahwa rencana tersebut dapat direalisasikan. Ada pun langkah awal untuk menunaikan gagasan besar ini dengan cara menjalin koordinasi dengan jaringan warga Parepare yang berada di ibu kota.

Menurut dia, pembentukan kepengurusan pusat penting agar HMP memiliki legitimasi struktural secara nasional.

Dengan adanya struktur pusat, organisasi dinilai dapat berperan lebih luas dalam forum paguyuban masyarakat Sulawesi Selatan.

Selain konsolidasi struktur, Andi juga menyoroti perlunya pembenahan administrasi organisasi.

Ia mengatakan pihaknya akan menelusuri kembali dokumen legalitas seperti akta pendirian dan pencatatan di instansi terkait.

Andi bilang dokumen tersebut sempat tidak terlacak sejak masa pandemi, sehingga perlu segera diperoleh kembali salinannya.

“Akte sebenarnya ada karena AD/ART-nya sudah ada. Hanya saja dokumennya belum ditemukan. Nanti kami akan meminta salinan, agar administrasi organisasi bisa dilengkapi,” tuturnya.

Andi menilai HMP Kaltim berpotensi menjadi pelopor pembentukan HMP tingkat pusat.

Lebih rinci diterangkannya, seturut konteks historis, sebelumnya komunitas Parepare tergabung dalam struktur pilar bersama beberapa daerah lain.

Namun demikian, seiring bergulirnya waktu daerah-daerah tersebut kemudian membentuk organisasi masing-masing.

Dalam konteks itu, HMP dinilai memiliki peluang memprakarsai pembentukan jaringan nasional warga Parepare.

Tak pelak, orang nomor satu di HMP ini menargetkan pembentukan kepengurusan pusat dapat rampung sebelum Muswil KKSS yang direncanakan berlangsung pertengahan tahun.

“Minimal sebelum atau saat Ramadan harus sudah selesai di pusat untuk HMP-nya,” ujarnya.

Selain itu yang tak kalah pentingnya, Andi juga membeberkan rencana jangka pendek yang bakal dilakukan pasca terpilih sebagai Ketua HMP.

Pertama, membentuk kepengurusan definitif. Pembentukan struktur organisasi menjadi prioritas agar program kerja dapat dijalankan secara sistematis.

“Yang pertama adalah membentuk komposisi kepengurusan. Itu yang paling urgen karena tanpa kepengurusan organisasi ini tidak jalan,” paparnya.

Bagi Andi kepengurusan yang lengkap diperlukan sebagai dasar menjalankan berbagai program organisasi, baik di bidang sosial, budaya, maupun penguatan jaringan komunitas.

Kedua, mempersiapkan diri menghadapi Muswil ke-9 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Terkait tema Muswil, Andi mengatakan kegiatan tersebut mengusung semangat sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan bersama.

Tema ini, kata Andi, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan silaturahmi antaranggota sebagai fondasi organisasi.

Tema dialog publik “Merawat Warisan, Menata Masa Depan” mencerminkan komitmen menjaga nilai-nilai leluhur sekaligus menata tata kelola organisasi secara profesional.

Menurut Andi, organisasi yang tidak dikelola dengan baik berisiko melemah bahkan berhenti beraktivitas.

Muswil II HMP Kaltim, kata dia, menjadi momentum konsolidasi warga Parepare perantauan di Kalimantan Timur.

Forum tersebut sekaligus menandai arah baru organisasi menuju struktur yang lebih solid, adaptif, dan berjejaring nasional. (Vin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *