218 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – SMK Medika Samarinda menorehkan prestasi membanggakan di awal tahun ini. Sekolah kejuruan bidang kesehatan tersebut memberangkatkan salah satu siswanya untuk mengikuti program magang di Jepang melalui kerja sama dengan PT Nagomi, perusahaan penyalur tenaga kerja magang ke luar negeri.

Momentum ini turut disaksikan langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Ir. Rahmad Ramadhan, yang berkunjung ke SMK Medika pada Jum’at (22/8/2025).

Kehadirannya sekaligus menjadi ajang evaluasi dan dukungan terhadap terobosan sekolah swasta ini dalam menjalin kerja sama internasional.

Kepala SMK Medika Samarinda, Musmulyadi, menjelaskan kunjungan tersebut tidak hanya untuk memantau penggunaan dana BOS, tetapi juga melihat langsung persiapan siswa yang akan magang ke Jepang.

“Sekolah kami bekerja sama dengan PT Nagomi untuk memberangkatkan siswa magang di bidang kesehatan. Mereka akan mengikuti pelatihan tiga hingga lima bulan di Cikarang, sebelum akhirnya berangkat ke Jepang,” terang Musmulyadi.

Menurutnya, seluruh biaya pelatihan hingga keberangkatan ditanggung pihak perusahaan, tanpa membebani siswa ataupun sekolah. Bahkan gaji yang akan diterima peserta magang diperkirakan mencapai Rp15–25 juta per bulan.

“Kesempatan ini bisa menjadi bekal berharga bagi mereka sekaligus membantu perekonomian keluarga di rumah,” tambahnya.

Musmulyadi menyebutkan, dari proses seleksi ketat yang meliputi tes kesehatan, akademik, hingga wawancara, hanya satu siswa yang berhasil lolos tahun ini. Meski begitu, ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah di tahun mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Kaltim, Ir. Rahmad Ramadhan, menilai pengelolaan SMK Medika bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di daerah.

“Manajemen sekolah ini patut dicontoh, terutama dalam pemanfaatan dana BOS yang tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Rahmad juga menegaskan SMK Medika menjadi pionir sekolah swasta di Kaltim yang berhasil menembus kerja sama internasional di tingkat pelajar.

“Setahu saya, baru SMK Medika yang sudah mengirim siswa magang ke Jepang. Harapannya akan banyak sekolah lain menyusul langkah positif ini,” tuturnya.

Ia berharap siswa-siswa yang berkesempatan belajar ke luar negeri tidak hanya sukses di bidang akademik, tetapi juga mampu membawa nama baik daerah dan menginspirasi generasi muda di Kalimantan Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *