274 Views

Menarakaltim.com, Samarinda – SMA Negeri 16 Samarinda terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah. Dalam upaya tersebut, sekolah meresmikan kantin sehat serta menggelar acara bedah buku, yang mendapat dukungan penuh dari Komite Sekolah.

Pron Susanto, Bendahara Komite SMAN 16 Samarinda, mengungkapkan bahwa komite telah menjalin kerja sama yang erat dengan pihak sekolah demi kemajuan pendidikan.

“Kami sebagai pengurus komite hanya berperan sebagai jembatan antara orang tua murid dan sekolah. Semua yang dilakukan adalah untuk kepentingan sekolah tanpa memberatkan orang tua,” ujarnya.

Komite sekolah juga turut berperan dalam berbagai program perbaikan infrastruktur sekolah, seperti perbaikan turap ambrol dan akses jalan masuk. Menurut Pron, partisipasi orang tua dalam mendukung sekolah bukanlah bentuk pungutan, melainkan inisiatif yang bersifat sukarela.

“Kami selalu terbuka dan akuntabel, sehingga segala bentuk bantuan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, komite sekolah juga mengapresiasi para guru yang aktif dalam peningkatan mutu pendidikan, salah satunya melalui bedah buku. Selain itu, peresmian kantin sehat menjadi langkah penting dalam memastikan asupan gizi siswa tetap terjaga.

“Banyak anak yang tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Dengan adanya kantin sehat, mereka bisa mendapatkan makanan yang bergizi tinggi dan higienis,” jelas Pron.

Tidak hanya itu, pihak sekolah juga berencana menyediakan ruang pangkas rambut bagi siswa. Inovasi ini diharapkan dapat membantu menjaga kerapihan siswa tanpa harus menimbulkan konflik antara guru dan orang tua terkait aturan disiplin.

“Ini ide brilian, sehingga ketika ada razia rambut, siswa bisa langsung merapikannya di sekolah dengan biaya yang ditanggung orang tua,” tambahnya.

Terkait acara perpisahan siswa, Pron menegaskan bahwa keputusan penyelenggaraan di hotel bukanlah bentuk pemborosan, melainkan pengalaman berharga bagi para siswa.

“Banyak anak yang belum pernah masuk hotel. Ini bukan sekadar acara hura-hura, melainkan momen yang memberikan kesan mendalam bagi mereka,” jelasnya.

Untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal, komite sekolah juga berkoordinasi dengan wali kelas untuk mendata siswa yang membutuhkan bantuan agar tetap bisa mengikuti acara perpisahan.

Ke depan, Komite SMAN 16 Samarinda berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan sekolah dalam berbagai program yang mendukung kemajuan pendidikan.

“Kami akan selalu siap mendukung sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa,” pungkas Pron. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *