menarakaltim.com, SAMARINDA — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sambutan menyambut hangat kedatangan rombongan PCNU Kota Samarinda dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan ini menjadi pembuka dari sejumlah agenda sosial dan keagamaan yang digelar sepanjang bulan suci.

Ketua MWC NU Kecamatan Sambutan, Drs. Ali Zubaid M.SI., menyampaikan bahwa Safari Ramadan dan santunan duafa merupakan program rutin tahunan keluarga besar NU se-Kecamatan Sambutan.
Tahun ini, kegiatan terasa lebih semarak karena didukung penuh oleh jajaran pengurus MWC dan ranting NU di lima kelurahan.
“Alhamdulillah, kegiatan diawali dengan safari menyambut tamu dari PCNU Kota Samarinda yang kami tempatkan di Masjid Al Iman, Kelurahan Sungai Kapi, tepatnya di kawasan Perumahan PKL, kediaman Pak Kiai Maskur,” ujar Ali Zubaid.

Selanjutnya, MWC NU Sambutan melanjutkan Safari Ramadan dengan berkeliling dari ranting ke ranting NU se-Kecamatan Sambutan.
Ranting yang terlibat antara lain Sindangsari, Makroman, Sungai Kapi, Sambutan, hingga Polantas.
Di setiap titik, rombongan mengikuti salat tarawih berjamaah, bersilaturahmi dengan warga, serta menyampaikan visi-misi dan program kerja NU.

Selain mempererat koordinasi dan konsolidasi internal, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dengan masyarakat melalui langgar dan musala yang ada di lingkungan masing-masing ranting.
Tak hanya berisi tausiyah dan penguatan organisasi, Safari Ramadan juga dirangkai dengan santunan anak yatim dan duafa.
Tahun ini, MWC NU Sambutan menargetkan 50 penerima manfaat yang tersebar di lima kelurahan.
“Artinya, di setiap kelurahan yang kami kunjungi, selain mengikuti tarawih, kami juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan duafa,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, antusiasme pengurus masjid, musala, ranting NU, serta masyarakat penerima santunan sangat terasa di setiap kunjungan.
Apresiasi juga disampaikan kepada para donatur yang telah berinfak melalui pengurus MWC maupun ranting.
“Dan alhamdulillah setiap per ranting yang kita datangi, mengucapkan terima kasih dan sangat antusias kepada pengurus masjid musala pengurus ranting NU dan kepada para peserta yang menerimakan santunan yatim dan duafa,” terangnya.
Bantuan yang disalurkan, lanjutnya, merupakan hasil gotong royong para pengurus dan donatur. Ada yang menyumbang untuk satu penerima, ada pula yang membantu lebih dari satu orang.
“Ini menjadi bukti komitmen bahwa NU hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah,” tegasnya.
Lebih jauh, Ali Zubaid menuturkan bahwa santunan yatim dan duafa bukan hanya dilakukan saat Safari Ramadan. Dalam berbagai kegiatan rutin bulanan seperti istighosah, selawat, Yasin, dan tahlil di Kecamatan Sambutan, MWC NU juga senantiasa menyempatkan diri untuk berbagi.
Bagi MWC NU Sambutan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga ruang memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan peran organisasi di tengah masyarakat.
Kedatangan PCNU Kota Samarinda pun menjadi suntikan semangat untuk terus menghidupkan tradisi berbagi dan kebersamaan di wilayah Sambutan.
“Kami berharap Ramadan kali ini semakin mempererat ukhuwah (persaudaraan) pengerus Nahdlatul Ulama bersama masyarakat Sambutan,” tutupnya. (Akb)

