Screenshot
294 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar acara silaturahmi media dan sharing session di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, pada Senin (7/4/2025).

Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan media, serta membahas pentingnya peran media dalam mendukung keberhasilan program-program pemerintahan.

Diwawancara usai acara, Gus Ipang Wahid, Staf Khusus Kementerian Koordinator Perekonomian, menyoroti peran vital media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tidak akan efektif tanpa adanya media yang menjadi penghubung informasi.

Gus Ipang menggambarkan, seperti halnya seorang pemain golf yang berhasil hole-in-one, jika tidak ada yang melihat atau memotret, keberhasilannya tidak akan diketahui orang. Begitu juga dengan pemerintah, yang harus bisa mengkomunikasikan dengan baik dan benar apa yang sedang dan akan dilakukan kepada rakyatnya.

“Pemerintah dan media harus bekerja seiring dan sejalan. Media bukan berarti harus selalu mendukung pemerintah, tetapi harus menjadi penjaga gawang yang mengawal dan mengingatkan jika pemerintah melenceng,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipang mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan media harus didasari oleh data yang akurat.

Media, menurutnya, berperan sebagai jembatan yang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Jika masyarakat merasa tidak puas, media dapat menyuarakan kritik dan masukan, sedangkan jika masyarakat mendukung, media juga dapat mengapresiasi dan mendorong pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipang juga mengajak media untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dengan munculnya media sosial dan influencer yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik.

Ia menekankan pentingnya media untuk tidak hanya bergantung pada media mainstream, tetapi juga menjalin hubungan dengan media baru yang semakin berkembang.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana media bisa menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan daerah. Tanpa media, akan sulit bagi pemerintah untuk mencapai tujuannya, namun media juga perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Acara silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan media, guna mendukung pembangunan yang lebih baik di Kalimantan Timur.

Kedepannya, diharapkan kolaborasi ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan, serta menciptakan hubungan yang lebih transparan dan konstruktif antara pemerintah dan media. (RN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *