menarakaltim.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar acara Silaturahmi Media dan Sharing Session mengambil tema “Kaltim Menuju Indonesia Emas” yang bertempat di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, pada Senin (7/4/2025).
Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi pasca-Idulfitri 1446 Hijriah antara pemerintah dan insan pers di Kaltim.

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Ia menyatakan bahwa media merupakan pilar keempat demokrasi yang turut berperan dalam menyampaikan visi dan program pemerintah, serta menjaga keseimbangan dalam pelaksanaan pemerintahan.
“Media memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi yang membangun dan mengawal transparansi pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, Rudy juga mengajak media untuk lebih menonjolkan sisi positif pembangunan, terutama potensi pariwisata Kaltim yang semakin menarik perhatian investor internasional.
Ia berharap media tidak hanya terfokus pada isu sensasional, tetapi juga dapat menggali cerita-cerita pembangunan yang konstruktif dan berimbang.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, turut menyoroti keberhasilan Kaltim dalam menjaga iklim kebebasan pers yang sehat.
Ia menyampaikan bahwa Kaltim telah konsisten berada di peringkat tiga besar nasional dalam indeks kemerdekaan pers menurut Dewan Pers, bahkan meraih posisi pertama selama dua tahun berturut-turut.
“Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah dan media di Kaltim. Kami sangat mengapresiasi dukungan rekan-rekan media yang telah berkontribusi dalam menjaga kebebasan pers,” kata Faisal.
Dalam sesi berbagi tersebut, Gubernur Rudy juga menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam pembangunan daerah, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan infrastruktur digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia berharap insan media dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Pemprov Kaltim juga menyampaikan beberapa kebijakan penting, di antaranya pemutihan denda pajak kendaraan dan upaya mendiversifikasi sumber pendapatan daerah, tidak hanya mengandalkan pajak tetapi juga kinerja perusahaan daerah.
“Media harus terus menjaga integritas dan berpikir positif. Sebagai garda terdepan, media memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kaltim untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Rudy Mas’ud.
Dengan adanya penguatan sinergi antara pemerintah dan media, diharapkan Kaltim dapat terus maju dan berkembang, menjadi bagian integral dari visi besar Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. (*)

