493 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – Salehuddin Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti tentang tingginya angka pengangguran di Kaltim.

Menurutnya selama ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, hal tersebut bisa membawa imbas positif dengan perluasan lapangan kerja, dan mengutamakan pekerja lokal.

“Perluasan lapangan kerja pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, hal ini bisa mengurangi jumlah angka pengangguran di Kaltim, serta meningkatkan ekonomi masyarakat.” jelasnya.

Lanjut kemudian dengan berbagai sektor usaha juga harus memberikan peluang kerja kepada warga lokal.

“Agar menciptakan iklim lapangan kerja yang lebih kondusif untuk Kaltim. Apalagi beberapa pekerjaan, seperti di sektor infrastruktur dan migas Pertamina,” ucapnya saat dikompirmasi beberapa waktu lalu.

Politisi dari partai Golkar ini menyebut, banyak perusahaan-perusahaan besar yang menjalankan usahanya di Kaltim.

Mulai dari usaha pertambangan, perkebunan kelapa sawit, migas dan sektor lain.

Namun dari sejumlah sumber daya manusia (SDM) hanya sebagian saja yang dapat direkrut oleh beberapa perusahaan yang ada dikaltim, dan bahkan rekrutmen tenaga pekerja lebih banyak dari luar Kaltim.

Kondisi ini sangat memprihatikan. Sehingga Ia mendorong pemerintah daerah agar dapat berkomunikasi dengan pihak perusahaan-perusahaan yang berdomisili di Kaltim agar dapat membuka lapangan kerja terhadap masyarakat lokal Kaltim.

“Sebenarnya, banyak proyek Pertamina yang cukup besar dan bisa menyerap tenaga kerja. Pemerintah juga harusnya memberikan semacam ruang bagi industri padat karya, terutama di tiga kota seperti Bontang, Balikpapan dan Samarinda. Dunia dan iklim kerja ini bisa lebih positif, agar investasi dapat masuk dan masyarakat kita juga bisa bekerja” imbuhnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *