161 Views

Menarakaltim.com, Samarinda — Ribuan warga tumpah ruah memenuhi area GOR Segiri pada Minggu pagi dalam kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Samarinda. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama yang dikemas meriah dengan nuansa silaturahmi, kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi rakyat.

Puncak semarak acara hadir lewat pengundian hadiah utama: dua paket perjalanan ibadah umrah. Satu disponsori langsung oleh Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, dan satu lagi merupakan kerja sama antara LPNU Samarinda dan PT Dalwa Tour and Travel.

Agus Tri Sutanto, yang hadir dengan kapasitas ganda sebagai Sekretaris DPRD dan Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU, sekaligus pembina LPNU, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran aktif NU dalam memberdayakan umat secara menyeluruh, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan ekonomi.

“Lewat momentum ini, NU ingin menunjukkan komitmennya membangun kebersamaan dan ketangguhan ekonomi rakyat. Jalan sehat hanyalah pintu masuk, selanjutnya, kita dorong peran nyata melalui kegiatan ekonomi seperti bazar dan dukungan terhadap UMKM,” ujarnya, Minggu (18/5/2025).

Ia menyebut hadiah umrah bukan sekadar daya tarik, melainkan simbol dorongan moral agar masyarakat lebih antusias terlibat dalam kegiatan produktif yang menyatukan nilai spiritual dan kesejahteraan.

Dalam semangat pemberdayaan, Agus menggarisbawahi peran penting LPNU dalam mendampingi pelaku UMKM. Menurutnya, pendampingan terhadap sektor usaha kecil tak hanya mencakup pelatihan dan legalitas usaha, tetapi juga mencakup akses permodalan dan jejaring pemasaran.

“UMKM adalah poros utama dalam perekonomian kerakyatan. Kami siap membuka ruang kolaborasi bagi siapa pun yang ingin bertumbuh bersama NU. Ini bukan hanya milik kelompok tertentu—NU adalah ruang inklusi,” tandasnya.

Bersamaan dengan kegiatan jalan sehat, bazar UMKM yang berlangsung sejak 17 Mei dan akan berlanjut hingga 25 Mei 2025, dihadirkan sebagai wadah promosi sekaligus pembuktian bahwa komunitas keagamaan juga bisa menjadi motor ekonomi lokal.

Melalui tema besar kebangkitan bersama umat, peringatan satu abad lebih NU ini diharapkan mampu menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara organisasi sosial keagamaan, masyarakat sipil, dan lembaga pemerintahan, termasuk DPRD Kota Samarinda, dalam merajut pembangunan yang berpihak kepada rakyat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *