226 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – Efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2025 menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi yang digelar DPRD Samarinda pada Senin malam (24/3/2025). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna, pertemuan ini menghadirkan perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD guna merancang langkah strategis dalam penggunaan anggaran yang lebih efektif.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menekankan bahwa efisiensi anggaran merupakan instruksi dari pemerintah pusat yang harus dijalankan. Namun, yang lebih penting adalah memastikan bahwa dana hasil penghematan ini dapat dialokasikan dengan tepat.

“Kami sepakat untuk mengikuti kebijakan efisiensi anggaran. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana dana hasil pemangkasan ini dimanfaatkan. Jika untuk kesejahteraan masyarakat, tentu kami akan mendukung penuh,” ujar Viktor.

Dalam diskusi tersebut, DPRD dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda membahas skema alokasi anggaran setelah dilakukan efisiensi.

DPRD menekankan bahwa kebijakan ini tidak boleh menghambat program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa program pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun ada efisiensi anggaran,” tegas Viktor.

Selain itu, rapat juga menyoroti kemungkinan realokasi anggaran ke sektor-sektor penting seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Transparansi dalam pelaksanaan efisiensi ini menjadi aspek krusial yang terus dikawal oleh DPRD.

“Harapan kami, setiap keputusan terkait anggaran benar-benar mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. Efisiensi ini tidak hanya soal pemotongan anggaran, tetapi bagaimana memastikan manfaat yang lebih besar bagi warga Samarinda,” pungkasnya. (ADV/DPRDSMD/RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *