9 Views

menarakaltim.com, KUKAR –  Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menunjukkan dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan singgah membeli kerupuk khas Kota Bangun saat melakukan perjalanan dinas, Kamis (23/07/2026).

Di sela perjalanannya, Ahmad Yani menyempatkan diri berhenti di salah satu penjual kerupuk tradisional yang telah lama dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota Bangun.

Tanpa ragu, ia memborong berbagai jenis kerupuk produksi masyarakat setempat sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya warga Kutai.

Menurut Ahmad Yani, kerupuk khas Kota Bangun bukan sekadar makanan ringan, tetapi juga menjadi identitas kuliner yang patut dibanggakan.

Produk tersebut dibuat langsung oleh masyarakat Kutai dengan cita rasa yang telah dikenal sejak lama dan memiliki potensi untuk terus berkembang.

“Di Kota Bangun ini ada kerupuk ikan, ada kerupuk gandum, ada juga kerupuk beras. Semuanya ini hasil buatan orang Kutai asli. Produk-produk seperti ini harus kita dukung agar UMKM kita semakin maju,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang melintas atau berkunjung ke Kota Bangun agar tidak melewatkan kesempatan membeli kerupuk khas tersebut. Menurutnya, semakin banyak masyarakat membeli produk lokal, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan para pelaku UMKM.

“Kalau jalan-jalan ke Kota Bangun, carilah kerupuk. Ini salah satu produk unggulan kita yang patut dibanggakan. Dengan membeli produk lokal, kita ikut membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Dalam suasana penuh keakraban, Ahmad Yani bahkan berseloroh kepada masyarakat yang menginginkan kerupuk khas Kota Bangun.

Ia mengaku siap memborong dagangan para pedagang untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat setibanya di Tenggarong.

“Yang mau kerupuk pesan ke saya tidak apa-apa. Kerupuknya kita beli semua, nanti sampai di Tenggarong kita bagi-bagi,” ucapnya.

Langkah sederhana yang dilakukan Ketua DPRD Kukar tersebut menjadi pesan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak selalu harus melalui program besar.

Membeli dan mempromosikan produk lokal secara langsung juga menjadi bentuk nyata keberpihakan kepada pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi penggerak ekonomi daerah.

Dengan semakin dikenalnya kerupuk khas Kota Bangun, diharapkan produk-produk UMKM Kutai mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. (Akb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *