menarakaltim.com, SAMARINDA – Sebanyak 145 tim futsal pelajar dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) ambil bagian dalam Turnamen SMEDSA Cup 2026 yang resmi dibuka di lapangan olahraga SMK Medika Samarinda, Jumat (09/10/2026).
Kompetisi yang berlangsung hingga 15 Oktober 2026 tersebut menjadi ajang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan prestasi di bidang olahraga futsal.
Kepala SMK Medika Samarinda, Musmuliadi, mengatakan SMEDSA Cup merupakan agenda rutin sekolah yang diselenggarakan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga mendorong pelajar menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.
“Turnamen ini sudah rutin kami laksanakan setiap tahun, bahkan bisa sampai dua kali dalam setahun. Kami ingin generasi muda tidak hanya berprestasi, tetapi juga sehat melalui olahraga futsal,” kata Musmuliadi.
Peserta turnamen berasal dari Samarinda, Bontang, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara. Mereka berkompetisi dalam sejumlah kategori, mulai dari SD, SMP/MTs putra dan putri, hingga SMA/SMK putra dan putri.
Dengan rata-rata 12 pemain dalam setiap tim, turnamen tersebut diperkirakan melibatkan lebih dari 1.500 pemain. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme pelajar terhadap kompetisi futsal di Kaltim.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp35 juta bagi para peserta. Penghargaan diberikan kepada tim peringkat pertama hingga keempat di setiap kategori, serta penghargaan individu untuk pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak atau top scorer.
Selain hadiah, SMK Medika Samarinda juga menyediakan fasilitas tempat beristirahat bagi peserta dari luar daerah. Aula dan sejumlah ruang kelas disiapkan untuk menunjang kebutuhan tim selama mengikuti pertandingan.
Musmuliadi berharap SMEDSA Cup dapat terus diselenggarakan sebagai wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, menjaga kesehatan, serta membangun semangat kompetisi yang positif.
Melalui tema Fair Play, Respect, No Drama, peserta juga diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan selama pertandingan berlangsung.
“Bagi tim dari luar Samarinda, kami juga menyediakan aula dan beberapa ruang kelas untuk tempat beristirahat selama mengikuti turnamen,” ujarnya. (Fika)

