28 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – Turnamen futsal SMEDSA Cup 2026 kembali digelar SMK Medika Samarinda. Memasuki seri keenam, kompetisi antarpelajar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-15 Oktober 2026.

Turnamen tahunan ini menargetkan keikutsertaan hingga 200 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala SMK Medika Samarinda, Musmulyadi, mengatakan SMEDSA Cup menjadi salah satu agenda rutin sekolah dalam mendukung pembinaan olahraga futsal di kalangan pelajar.

Meski digelar di Samarinda, peserta yang mengikuti kompetisi tidak hanya berasal dari daerah setempat.

Sejumlah tim dari Bontang, Sangatta, Balikpapan, Penajam, Kutai Barat hingga Kutai Kartanegara juga tercatat berminat mengikuti turnamen tersebut.

“Alhamdulillah, saat ini peserta sudah lumayan banyak. Kami masih menunggu sampai pelaksanaan technical meeting,” kata Kepala SMK Medika Samarinda, Musmulyadi, Jumat (2/10/2026).

SMEDSA Cup 2026 mempertandingkan sejumlah kelompok usia dan kategori. Mulai dari SD/MI, SMP/MTs putra dan putri, hingga SMA/SMK/MA putra dan putri.

kepala sekolah smk medika menyebut jumlah peserta biasanya masih terus bertambah hingga technical meeting digelar. Dengan melihat antusiasme peserta, jumlah tim diperkirakan dapat mencapai sekitar 200 tim.

Pertandingan nantinya berlangsung selama tujuh hari. Laga dimulai sejak pukul 08.00 Wita dan dijadwalkan berakhir sekitar pukul 22.00 hingga 22.30 Wita.

Apabila jumlah pertandingan meningkat, waktu pelaksanaan dapat diperpanjang hingga dua hari.

Sebagai tuan rumah, SMK Medika Samarinda juga ikut ambil bagian. Sekolah tersebut menurunkan tujuh tim, terdiri dari enam tim putra dan satu tim putri.

Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR SMK Medika Samarinda, Jalan Padat Karya Nomor 46, Bengkuring, Samarinda.

Panitia menyediakan total hadiah Rp35 juta bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi. Selain juara pertama hingga ketiga, penghargaan juga diberikan kepada tim yang finis di posisi keempat.

Mus mengatakan pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada peserta yang berhasil mencapai babak semifinal. Terlebih, persaingan diperkirakan cukup ketat karena kompetisi diikuti banyak tim dari berbagai jenjang pendidikan.

“Kami berharap peserta yang datang dari jauh juga tidak sia-sia. Kalau memang timnya mumpuni dan bisa menjadi juara, tentu ada hadiah yang bisa dibawa pulang,” ujarnya.

Untuk biaya pendaftaran, panitia menetapkan tarif sesuai kategori. Peserta SD/MI dikenakan Rp350 ribu, SMP/MTs putra Rp400 ribu, SMP/MTs putri Rp350 ribu, SMA/SMK/MA putra Rp450 ribu, dan SMA/SMK/MA putri Rp350 ribu.

Pendaftaran masih dibuka hingga 8 Oktober 2026. Setiap peserta wajib melengkapi persyaratan berupa surat keterangan aktif sekolah, rekomendasi sekolah, atau kartu pelajar.

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kampus 1 SMK Medika, Jalan Padat Karya Nomor 46, Bengkuring, maupun Kampus 2 di Jalan Langsat Nomor 1, Vorvo, Samarinda.

Informasi dan pendaftaran juga dapat dilakukan melalui nomor 0813 7444 2200 dan 0815 2268 9873. Pembayaran biaya pendaftaran tersedia melalui rekening Bank Mandiri nomor 148 00 2647 717 atas nama Musmulyadi.

Sementara itu, technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026 pukul 15.00 Wita. Kegiatan tersebut digelar di lantai 3 Mall Samarinda Square.

Musmuliadi menegaskan, SMEDSA Cup tidak hanya diarahkan untuk mengejar gelar juara dan hadiah. Turnamen tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan evaluasi kemampuan pemain setelah menjalani latihan.

Menurutnya, pertandingan memberikan kesempatan bagi setiap tim untuk mengetahui sejauh mana perkembangan permainan mereka. Kekurangan yang terlihat selama pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk latihan berikutnya.

“Ketika kalah, berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki. Ketika menang dan menjadi juara, bagaimana mempertahankan serta meningkatkan prestasi itu,” kata Mus.

Ia berharap SMEDSA Cup dapat memberikan dampak terhadap perkembangan futsal pelajar, khususnya di Samarinda dan Kalimantan Timur.

Selain menjadi wadah kompetisi, turnamen tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang bagi pemain untuk berkembang dan melanjutkan prestasi ke level yang lebih tinggi.

Musmuliadi menyebut SMK Medika Samarinda sebelumnya pernah mencatat prestasi dalam kompetisi futsal tingkat nasional di Jakarta. Karena itu, pihaknya berharap pencapaian tersebut dapat kembali diraih pada tahun ini.

“Kami berharap Medika kembali mendapatkan juara sehingga nantinya bisa lolos kembali ke nasional seperti tahun-tahun sebelumnya,” tukasnya.

Dalam penyelenggaraan SMEDSA Cup 2026, SMK Medika Samarinda turut menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan futsal di lingkungan sekolah sekaligus mendukung pengembangan olahraga pelajar di Kaltim.

Musmuliadi berharap dukungan dari instansi terkait dapat terus berlanjut, termasuk melalui pembinaan Dispora Kaltim yang saat ini dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Dinas, Rasman Rading. (fika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *