204 Views

Menarakaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, melaksanakan agenda reses masa sidang I di Kelurahan Sidodamai pada Selasa (4/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang sebagian besar masih berkutat pada isu infrastruktur dan penanganan banjir.

“Alhamdulillah, saya sudah melaksanakan reses di Kelurahan Sidodamai. Aspirasi yang disampaikan masyarakat mayoritas terkait infrastruktur, karena memang saat ini Kota Samarinda sedang gencar melakukan pembangunan,” ujar Deni.

Ia menjelaskan bahwa usulan-usulan warga yang disampaikan dalam reses akan diperkuat dalam pokok pikirannya agar selaras dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dengan demikian, aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

“Beberapa usulan sudah masuk di Musrenbang, tinggal saya tambahkan dan kuatkan di pokok pikiran saya agar ada sinergi antara aspirasi masyarakat dan program pemerintah,” tambahnya.

Selain infrastruktur umum, Deni juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, seperti perbaikan pagar di SD Negeri 009 Sidodamai yang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata, RT 13.

“Usulan perbaikan pagar sekolah sudah saya masukkan tahun lalu dan tercatat dalam SPD. Saya akan follow-up ke Dinas Pendidikan untuk memastikan progresnya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan usulan ini bergantung pada kemampuan anggaran daerah.

Terkait masalah banjir, Deni menyebutkan bahwa pembangunan drainase di Sidodamai sudah mulai berjalan sejak 2024. Proyek tersebut mencakup perbaikan drainase dari RT 25 hingga RT 31, dan akan dilanjutkan tahun ini.

“Bappeda sudah mengonfirmasi bahwa kelanjutan proyek drainase akan dilaksanakan tahun ini. Namun, saya masih menunggu detail titik lokasi yang akan dikerjakan,” ungkap Deni.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase untuk mengurangi risiko banjir.

“Sebagus apapun drainase yang kita bangun, kalau masih ada sampah yang menyumbat, banjir tetap akan terjadi. Edukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sangat penting,” tegasnya.

Camat Samarinda Ilir, La Uje, yang turut hadir dalam reses ini, menyatakan bahwa kegiatan reses memberikan ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung keluhan masyarakat di dapil masing-masing. Ia berharap ada kolaborasi yang lebih erat antara hasil Musrenbang dan pokok pikiran anggota dewan.

“Kolaborasi antara Musrenbang, OPD, dan pokok pikiran anggota DPRD sangat penting agar program pemerintah bisa terlaksana secara optimal,” ujar La Uje.

Selain infrastruktur, La Uje juga menekankan pentingnya usulan terkait sosial budaya dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Infrastruktur memang penting, tapi pembangunan SDM juga harus diperhatikan. Generasi yang cerdas dan mampu bersaing di masa depan sama pentingnya dengan fasilitas fisik yang memadai,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *