menarakaltim.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kukkar menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Penyelamatan Pangan Kabupaten Kutai di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong Selasa (11/11/2025).
Dalam rapat yang dihadiri para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan sambutan yang penuh makna dan optimisme di tengah tantangan penurunan anggaran.
Sunggono memaparkan bahwa anggaran tahun ini mengalami penurunan signifikan, dari Rp11,3 triliun menjadi Rp5,5 triliun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Namun, usulan kegiatan dari berbagai OPD masih terus bermunculan hingga totalnya mencapai Rp9,8 triliun.
“Selama seminggu ini, saya berusaha merasionalisasi kegiatan yang jumlahnya mencapai Rp9,6 triliun menjadi Rp6,3 triliun,” ungkap Sunggono, menegaskan pentingnya efisiensi dan penyesuaian agar program tetap berjalan efektif.
Meski terjadi penyesuaian anggaran, Sunggono membawa kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia menegaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak akan mengalami pengurangan.
“Kita tetap berkomitmen untuk tidak mengurangi TPP. Karena memang, rekan-rekan sekalian, TPP kita masih tergolong tinggi dibandingkan kabupaten lain,” tuturnya disambut tepuk tangan peserta.
Menurutnya, keberlanjutan TPP adalah bentuk penghargaan atas kinerja ASN serta bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan pegawainya di tengah keterbatasan fiskal.
“Sudah saya perkirakan sejak empat tahun lalu, jika anggaran Pemkab berada di bawah Rp9 triliun, belanja pegawai yang besar itu masih bisa diperbaiki,” tambahnya. Saat ini, belanja pegawai tercatat sekitar 30 persen dari total anggaran daerah.
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah semua pihak dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan efisiensi anggaran tanpa mengorbankan kesejahteraan aparatur pemerintahan. (ADV/PROKOMKUKAR/Vinsen).

