Menarakaltim.com, Samarinda – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPWK KKSS) se-Kalimantan Timur bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Samarinda sukses menggelar Safari Ramadhan ke-10 pada malam ke-24 Ramadan. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan diisi dengan tausiyah dari Ustaz Kyai Haji Mansur, S.Ag.
Ketua BPD KKSS Kota Samarinda, H. Muslimin, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian Safari Ramadhan tahun ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada warga KKSS dan panitia yang telah bekerja keras dalam menyukseskan acara.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan tertib, aman, dan lancar. Ini menunjukkan kekompakan dan kesejahteraan masyarakat KKSS dalam mendukung kegiatan ini. Kami juga mengucapkan permohonan maaf jika selama pelaksanaan ada hal-hal yang kurang berkenan. Tidak lama lagi kita akan menyambut Idul Fitri, semoga kita semua mendapatkan keberkahan, rahmat, rezeki, dan umur panjang,” ujar H. Muslimin.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Terkait evaluasi, Muslimin menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti karena acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi. Menurutnya, kekurangan yang ada seharusnya menjadi kekuatan untuk terus bersatu dan menjaga kebersamaan dalam organisasi KKSS.
“Silaturahmi adalah kekuatan besar. Jika kita bersatu, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kami juga sudah membahas persiapan Halal Bihalal agar berjalan lancar, termasuk memastikan makanan cukup dan tempat memadai mengingat besarnya jumlah warga KKSS di Samarinda dan Kaltim,” tambahnya.
Dalam rangka memperkuat hubungan antar komunitas, KKSS berencana mengundang paguyuban lain dalam Safari Ramadhan mendatang. Muslimin menekankan pentingnya merangkul keberagaman masyarakat Samarinda demi menjaga ketentraman kota.
Halal Bihalal KKSS se-Kaltim Siap Digelar di GOR Segiri
Sekretaris BPD KKSS Kota Samarinda, Sabir Ibrahim, mengungkapkan bahwa panitia telah siap melaksanakan Halal Bihalal KKSS se-Kaltim yang dijadwalkan pada 20 April mendatang. Acara ini akan mengundang warga KKSS dari berbagai daerah, seperti Berau, Sangatta, Balikpapan, Mahakam Ulu, dan Kutai Barat.

“Kami memilih GOR Segiri sebagai lokasi karena posisinya strategis, sehingga mudah dijangkau dari berbagai wilayah. Dengan kapasitas maksimal 3.000 orang, panitia juga akan menyiapkan tenda tambahan dan videotron agar peserta yang berada di luar tetap dapat mengikuti acara,” jelas Sabir.
Antisipasi Kemacetan dan Tujuan Halal Bihalal
Dengan potensi kehadiran ribuan orang, panitia telah berkoordinasi dengan Satlantas dan Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi acara. Jalan Kesuma Bangsa diperkirakan akan mengalami kepadatan, sehingga akan ada skema pengalihan arus lalu lintas jika diperlukan.
Sabir menekankan bahwa inti dari Halal Bihalal adalah mempererat tali silaturahmi. Ia juga menyoroti momen Pilkada yang kerap memicu perbedaan pilihan di masyarakat.
“Dengan Halal Bihalal, kita bisa saling memaafkan, merajut kembali persaudaraan, dan menghindari perpecahan. Semoga acara ini menjadi ajang mempererat kebersamaan warga KKSS dan masyarakat Samarinda pada umumnya,” pungkasnya.
Acara ini diharapkan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat solidaritas serta kebersamaan dalam keberagaman di Kota Samarinda. (*)

