menarakaltim.com, Samarinda – Momentum pisah sambut Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur menandai peralihan kepemimpinan daerah dari Akmal Malik kepada Rudy Mas’ud sebagai Gubernur definitif periode 2025-2030.
Acara yang berlangsung Jumat (7/3/2025) di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, ini menjadi ajang apresiasi dan refleksi perjalanan pemerintahan selama 17 bulan terakhir.


Dalam sambutannya, Akmal Malik menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kesempatan memimpin Kaltim meskipun dalam waktu terbatas.
Ia mengakui bahwa, Provinsi ini memiliki potensi luar biasa dan berharap kepemimpinan baru bisa membawa perubahan lebih signifikan.
“Saya jatuh hati pada Kaltim. Ada banyak hal yang bisa dikembangkan di sini, terutama dalam membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh kabupaten/kota. Saya titip daerah ini kepada Pak Rudy dan Pak Seno untuk terus melaju lebih cepat,” ujar Akmal.
Di sisi lain, Gubernur Rudy Mas’ud mengungkapkan apresiasi terhadap Akmal Malik yang telah menjaga stabilitas daerah dalam masa transisi.
Ia menegaskan bahwa, kepemimpinannya akan fokus pada keberlanjutan program serta akselerasi pembangunan daerah.
“Kami akan mempertahankan hal-hal baik yang telah dirintis Pak Akmal. Komunikasi dengan semua pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar Kaltim semakin maju,” kata Rudy.
Pisah sambut ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi simbol kelanjutan pembangunan di Kalimantan Timur.
Dengan kepemimpinan baru, masyarakat berharap ada inovasi dan kebijakan strategis yang semakin berdampak pada kesejahteraan daerah. (RN)

