99 Views

menarakaltim.com, TENGGARONG – Kecamatan Loa Kulu terus berbenah dengan menyiapkan program-program prioritas yang disesuaikan dengan potensi wilayahnya.

Usai mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Ruang Serbaguna DPRD Kutai Kartanegara, Selasa (21/10/2025), Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu, Khairuddinata, mengungkapkan tiga fokus utama pembangunan di daerahnya.

“Tiga sektor utama yang menjadi fokus kami adalah pertanian, perkebunan, dan peternakan. Ini sesuai dengan karakter geografis Loa Kulu,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Program Inpra (Infrastruktur dan Prasarana) difokuskan pada peningkatan konektivitas antarwilayah melalui perbaikan dan pembangunan jalan penghubung desa-desa di Loa Kulu.

Di sisi lain, sektor kesehatan tidak luput dari perhatian pemerintah kecamatan. Upaya menekan angka kematian ibu dan anak terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, terutama dengan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan tenaga medis di lapangan.

“Untuk angka kematian ibu dan anak, sejauh ini masih dalam kategori normal. Tidak ada lonjakan signifikan,” jelas Sekcam.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan berbagai program ini tidak lepas dari kuatnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi di wilayah Loa Kulu.

“Baik itu dengan Forkopimcam, Puskesmas, maupun tenaga kesehatan, semuanya terjalin dengan baik. Kalau pun ada kendala, biasanya terkait ketidakvalidan data, dan itu terus kami koordinasikan,” tambahnya.

Dengan sinergi yang solid dan fokus pada potensi lokal, Loa Kulu optimistis dapat terus berkembang menjadi kecamatan yang mandiri dan berdaya saing tinggi di Kutai Kartanegara.(ADV/PROKOMKUKAR/Vinsen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *