265 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih belum merata di Kota Samarinda.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, program ini baru berjalan di satu daerah pemilihan (dapil) saja dan hanya mencakup beberapa sekolah.

“Saya melihat dari informasi yang ada, MBG ini baru berjalan di satu dapil saja di Samarinda. Sampai hari ini, data-data sekolah mana saja yang sudah menerima manfaat dari MBG juga belum jelas,” ujar Novan, Jum’at (7/3/2025).

Ia menekankan bahwa program ini masih dalam tahap berjalan, sehingga evaluasi dan pengawasan perlu dilakukan untuk memastikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh pelajar di Samarinda.

Novan juga menyoroti peran pemerintah daerah dalam mendukung program MBG. Menurutnya, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari Pemkot Samarinda untuk memastikan program ini berjalan secara efektif dan merata.

“Kita tidak bisa langsung melakukan penetrasi tanpa ada kejelasan peran dari pemerintah daerah sendiri. Sampai hari ini, belum jelas apa yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk mendukung program MBG,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MBG di tingkat daerah masih sebatas instruksi Presiden dalam rangka replikasi kebijakan di tingkat lokal.

Oleh karena itu, perlu ada pembahasan lebih lanjut agar program ini dapat diimplementasikan dengan lebih baik di Samarinda.

“Hari ini kita hanya melaksanakan instruksi Presiden berkaitan dengan replikasi kebijakan di pemerintah daerah. Nah, ini yang masih terus kita bahas,” pungkas Novan.

DPRD Samarinda berkomitmen untuk terus mengawal program MBG agar dapat menjangkau lebih banyak siswa dan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan gizi pelajar di Kota Tepian. (ADV/DPRDSMD/AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *