menarakaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menilai bahwa Teras Samarinda memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan.
Kawasan ini telah berkontribusi dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun masih membutuhkan pengelolaan yang lebih baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Menurut Anhar, optimalisasi kawasan ini sangat penting agar potensi ekonominya dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Jika dikelola dengan lebih optimal, dampaknya bagi perekonomian kota akan jauh lebih besar,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Laporan dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda menunjukkan bahwa pendapatan dari parkir di kawasan Teras Samarinda bisa mencapai Rp10 juta per malam.
Angka tersebut belum termasuk pemasukan dari berbagai acara dan aktivitas lain yang rutin diselenggarakan di area tersebut.
Melihat potensi ini, Anhar mengusulkan agar konsep serupa dikembangkan di beberapa titik lain di Kota Samarinda. Dengan demikian, semakin banyak UMKM yang mendapatkan peluang untuk tumbuh dan berkembang.
“Model seperti Teras Samarinda bisa menjadi contoh yang diterapkan di lokasi lain, sehingga ekonomi lokal semakin bergerak,” tambahnya.
Selain itu, ia juga membandingkan Teras Samarinda dengan beberapa kawasan lain, seperti Marimar dan Lampion Garden.
Menurutnya, setiap kawasan perlu dikelola dengan strategi yang tepat agar tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Kami telah berdiskusi dengan Disporapar mengenai pengembangan kawasan ini agar bisa menjadi destinasi wisata unggulan yang juga berkontribusi terhadap perekonomian,” tutupnya. (ADV/DPRDSMD/AK)

