264 Views

Menarakaltim.com, Jakarta — Dua perusahaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Top BUMD Awards 2025 yang berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Senin (28/4/2025).

Dalam acara bertema “Tata Kelola dan Digitalisasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD” itu, PT Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur (MMP) dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) sukses menyabet penghargaan kategori BUMD Aneka Usaha Bintang 4.

Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud — yang akrab disapa Harum — hadir langsung dalam seremoni penghargaan tersebut. Ia memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut, namun menekankan bahwa Kaltim perlu melangkah lebih jauh.

“Jumlah BUMD kita memang belum banyak. Karena itu, setiap BUMD harus tampil maksimal di tingkat nasional. Saya berharap ke depan Kaltim bisa meraih bintang 5,” tegasnya.

Gubernur Harum menilai, untuk memperkuat posisi BUMD, Kaltim perlu belajar dari pengalaman Jawa Tengah yang telah berhasil mengelola lebih dari 100 BUMD aktif. Saat ini, Kaltim baru memiliki delapan.

“Kita harus mengejar ketertinggalan. BUMD Kaltim perlu banyak belajar agar bisa bersaing dengan daerah lain,” katanya.

Komitmen untuk membenahi dan memperkuat BUMD di Benua Etam menjadi fokus utama ke depan. Salah satu strategi utama adalah mendorong akselerasi digitalisasi. Namun, Harum mengingatkan bahwa pondasi sistem offline harus kokoh sebelum beralih sepenuhnya ke sistem daring.

“Kita harus bereskan dulu yang offline. Setelah itu, baru kita bangun infrastruktur digital yang kuat,” jelasnya.

Menurut Harum, potensi Kaltim sangat besar. Namun, untuk merealisasikannya, dibutuhkan pembenahan manajemen BUMD agar lebih adaptif dan kompetitif.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Migas Mandiri Pratama, Edy Kurniawan, menuturkan bahwa pihaknya telah mengadopsi digitalisasi sejak 2022 melalui sistem Enterprise Resource Planning (ERP MMP). Sistem ini mengintegrasikan seluruh administrasi, laporan keuangan, konsumsi BBM, hingga visum perjalanan dinas dari seluruh anak usaha ke induk perusahaan.

“Segala aktivitas sudah terkoneksi dan terbaca melalui aplikasi ini, sehingga bisa meminimalkan potensi fraud,” jelas Edy.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2025, Lufti Handayani, menyampaikan bahwa penghargaan ini sudah rutin digelar sejak 2016. Pada tahun ini, 238 BUMD dinilai melalui proses seleksi ketat sejak Desember 2024 hingga April 2025.

“Jika BUMD berkembang, maka daerah ikut maju. Dan ketika daerah maju, Indonesia juga pasti maju. Itulah semangat yang kami bawa,” ujar Lufti.

Penjurian Top BUMD Awards 2025 dipimpin oleh Prof. Djohermansyah Djohan, mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Selain penghargaan untuk MMP dan Bankaltimtara, Gubernur Harum juga menerima dua gelar Top Pembina BUMD 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam membina BUMD di Kalimantan Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *