303 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltim, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar festival olahraga tradisional di setiap kabupaten dan kota di Bumi Etam. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga warisan budaya.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Sulaiman, menyebut bahwa acara ini dirancang tidak hanya untuk mengenalkan berbagai cabang olahraga tradisional khas Kaltim, namun juga untuk membangkitkan apresiasi terhadap budaya lokal. Beragam permainan tradisional dari tiap daerah di Kaltim akan menjadi bagian utama dalam festival ini, yang rencananya juga akan dimeriahkan dengan pameran produk lokal dan pertunjukan budaya.

“Festival ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan, bahkan mencoba langsung olahraga-olahraga tradisional yang kini jarang dimainkan. Kami juga ingin menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya lokal,” ujar Sulaiman, Rabu (6/11/2024).

Selain memperkenalkan olahraga, Dispora Kaltim juga menggandeng UMKM lokal untuk berpartisipasi melalui pameran produk, mulai dari kerajinan hingga kuliner khas. Sulaiman menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya sekaligus mendukung perekonomian lokal.

Kegiatan ini juga diisi dengan pentas seni tradisional dari masing-masing kabupaten/kota. Sulaiman berharap, acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga dan melanjutkan tradisi olahraga lokal. Menurutnya, nilai kebersamaan dan semangat kerja sama yang ditanamkan melalui olahraga tradisional memiliki makna mendalam yang layak dijaga.

“Kami percaya bahwa olahraga tradisional bisa menjadi media yang efektif untuk mempererat persaudaraan dan melestarikan nilai-nilai budaya. Semoga masyarakat, khususnya anak-anak muda, semakin antusias untuk berpartisipasi,” tutup Sulaiman.

Festival ini diharapkan mampu menghidupkan kembali olahraga tradisional sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan upaya melestarikan budaya, sekaligus memperkenalkan produk lokal ke audiens yang lebih luas. (Adv/Dispora Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *