Menarakaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Sinar Alam, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan yang lebih merata di daerah pemilihannya, yakni Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, dan Palaran. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi keluhan utama masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan akses layanan dasar.
Melalui serangkaian kegiatan reses serta dialog dengan warga, Sinar Alam menemukan bahwa ketimpangan pembangunan masih menjadi tantangan serius. Salah satu persoalan yang paling dikeluhkan adalah kondisi jalan di Palaran yang dinilai belum optimal. Banyak ruas jalan yang masih dalam kondisi rusak dan memerlukan peningkatan agar dapat menunjang mobilitas warga.
Tak hanya itu, persoalan keterbatasan akses air bersih juga menjadi sorotan. Sejumlah perumahan di Palaran belum mendapatkan layanan air bersih secara merata, memaksa warga untuk membeli air atau mengandalkan tampungan.
Hal ini, menurut Sinar Alam, seharusnya segera diatasi dengan memanfaatkan dana aspirasi guna mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.
Di bidang pendidikan, keterbatasan jumlah sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi warga Palaran. Minimnya fasilitas pendidikan membuat anak-anak di daerah tersebut harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk bisa bersekolah. Kondisi ini tentu berdampak pada aksesibilitas pendidikan bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Sinar Alam berharap agar Pemerintah Kota Samarinda dapat memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah yang masih tertinggal dari segi pembangunan.
Menurutnya, pertumbuhan kota tidak boleh hanya terfokus di pusat perkotaan, melainkan harus merata hingga ke kawasan pinggiran.
“Pembangunan tidak boleh terpusat di tengah kota saja. Daerah pinggiran juga memiliki hak yang sama untuk berkembang,” tegasnya, Senin (24/3/2025).
Meski menyadari bahwa pemerataan pembangunan membutuhkan proses bertahap, Sinar Alam menegaskan bahwa ia akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar setiap warga dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil. (Adv)

