menarakaltim.com, KUKAR – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ir. Ahmad Yani, mengajak mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) untuk tetap menjaga identitas dan kearifan lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan era digitalisasi.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Yani saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta yang mengusung tema “Mengakar pada Budaya, Meneguhkan Identitas dan Kearifan Lokal di Era Globalisasi.”
Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Ahmad Yani menekankan bahwa kemajuan teknologi seharusnya menjadi peluang untuk memperkenalkan budaya Kutai Kartanegara kepada masyarakat yang lebih luas, bukan justru menghilangkan jati diri generasi muda.

“Era sekarang adalah era digitalisasi, era handphone. Semuanya mudah dipromosikan, semua orang bisa menunjukkan sesuatu. Karena itu tunjukkan identitas kita bahwa kita adalah Kutai Kartanegara,” kata Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ir. Ahmad Yani.
Ia mengatakan mahasiswa memiliki peran penting sebagai duta budaya daerah. Menurutnya, identitas sebagai masyarakat Kutai Kartanegara harus tetap melekat meski mampu bersaing dan mengikuti perkembangan zaman.
“Ke mana pun kita melangkah, tetaplah menjunjung tinggi adat dan budaya Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga menyinggung pentingnya pembangunan kampus yang representatif sebagai bentuk kebanggaan daerah.
Menurutnya, nama Kutai Kartanegara yang melekat pada universitas harus sejalan dengan kualitas fasilitas pendidikan yang dimiliki.
“Kalau menggunakan nama Kutai Kartanegara, kampusnya harus bagus, indah, dan mewah. Silakan protes kepada kami atau pemerintah kalau itu tidak diwujudkan,” katanya.
Ia memastikan DPRD Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen mendukung penyelesaian pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas kampus, termasuk akses Jalan Sebelimbingan menuju Unikarta.
“Insya Allah kami memastikan persoalan itu bisa dituntaskan, minimal pada tahun 2027,” ungkapnya.
Menutup penyampaiannya, Ahmad Yani kembali membakar semangat mahasiswa baru dengan mengajak mereka menjadi generasi yang maju tanpa meninggalkan akar budaya daerah.
“Siapa kita? Mahasiswa Kutai Kartanegara. Mahasiswa Kutai Kartanegara maju, maju, maju. Maju mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan pernah kehilangan identitas sebagai masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (Akbar)

