226 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA — Dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan masyarakat serta memperingati lebih dari satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kota Samarinda menginisiasi kegiatan bertajuk Pasar Murah Sembako yang akan digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 23 Mei hingga Minggu, 25 Mei 2025. Lokasi kegiatan dipusatkan di halaman parkir GOR Segiri Samarinda.

Program ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya mereka yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Melalui kegiatan ini, warga dapat memperoleh berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dari biasanya.

Beberapa barang yang dijajakan dalam pasar murah ini meliputi beras, telur, gula pasir, minyak goreng, mie instan, tepung terigu, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

Ketua LPNU Samarinda, Najamuddin, SH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian lembaganya terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak oleh fluktuasi harga.

“Kami menyadari beban ekonomi yang dirasakan sebagian warga akibat naik turunnya harga sembako. Karena itu, kami berusaha menghadirkan solusi nyata lewat program pasar murah ini,” tuturnya saat dikonfirmasi pada Kamis (22/5/2025).

Ia menambahkan bahwa lebih dari sekadar transaksi jual-beli, kegiatan ini juga mengandung misi edukatif dan pemberdayaan ekonomi umat. Melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, LPNU ingin membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan pasar murah ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, antara lain BULOG, Alfamart, Indogrosir, Era Mart, CV Semeru, serta Varia Niaga. Kolaborasi antar elemen ini memungkinkan penyediaan barang berkualitas dengan harga miring, jauh di bawah harga pasar umum.

Sementara itu, Pembina LPNU Kota Samarinda, H. Agus Tri Sutanto, menilai bahwa kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai utama Nahdlatul Ulama, yakni memberi manfaat luas bagi umat.

“Pasar murah ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga upaya mempererat kebersamaan dan solidaritas sosial. NU tidak hanya hadir dalam aspek keagamaan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat secara konkret,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan di masyarakat, tak hanya secara ekonomi tetapi juga sosial. Selain memenuhi kebutuhan harian, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaksi antarwarga yang memperkuat semangat gotong royong.

Adapun jadwal pasar murah dimulai pada Jumat (23/5) pukul 15.00–18.00 WITA, dan dilanjutkan pada Sabtu–Minggu (24–25/5) pukul 10.00–15.00 WITA.

Warga Kota Samarinda diimbau untuk turut serta dan memanfaatkan kegiatan ini secara bijaksana, sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi ketidakpastian harga bahan pokok.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian program LPNU yang secara konsisten mengusung tema pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan kesejahteraan warga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *