254 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Warga Jalan Teuku Umar, Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, kembali mengeluhkan kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah mereka.

Selain menimbulkan bau menyengat, tumpukan sampah yang sering meluber hingga ke badan jalan dinilai mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat.

Keluhan ini semakin menguat karena lambannya proses pengangkutan sampah oleh petugas terkait, menyebabkan sampah terus menumpuk dan menciptakan pemandangan yang tidak sedap.

Warga mendesak agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan ini sebelum semakin memburuk.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Samarinda, Moh Yusrul Hana, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan adanya solusi nyata.

“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi TPS ini. Selain mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan, penumpukan sampah yang tak terkendali juga dapat berdampak pada kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, perlu ada perbaikan dalam sistem pengelolaannya,” ungkapnya pada Sabtu (15/3/2025).

Menurutnya, permasalahan ini bukan hanya soal keterlambatan pengangkutan, tetapi juga tata kelola sampah yang harus dievaluasi agar tidak terus menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.

Ia menilai perlunya langkah cepat untuk memastikan kebersihan kawasan tetap terjaga.

Sebagai bagian dari penyelesaian, Yusrul mendorong dua langkah utama, yakni memperbaiki jadwal pengangkutan sampah agar lebih rutin dan mempertimbangkan relokasi TPS ke lokasi yang lebih sesuai.

“Kami akan segera membahas ini bersama dinas terkait untuk menemukan solusi yang efektif. Jika memang TPS ini sudah tidak layak berada di lokasi saat ini, maka perlu dicari alternatif tempat yang lebih strategis dan tidak mengganggu warga,” tegasnya.

Dengan adanya koordinasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan permasalahan TPS di Jalan Teuku Umar dapat segera diatasi, sehingga lingkungan sekitar tetap bersih dan nyaman bagi warga. (ADV/DPRDSMD/AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *