281 Views

Menarakaltim.com, Samarinda — Upaya mengatasi kemacetan di Samarinda terus menjadi perhatian utama DPRD setempat. Salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah pembangunan terowongan yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di beberapa titik krusial kota.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa proyek ini harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai investasi besar dalam pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan hasil yang sesuai.

“Hal terpenting adalah efektivitasnya. Jika memang terbukti mampu mengatasi kemacetan, tentu ini akan menjadi solusi yang baik. Terlebih, anggaran yang dikucurkan cukup besar, sehingga penggunaannya harus optimal,” ujarnya, Minggu (16/2/2025).

Terowongan ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp395 miliar dan difokuskan untuk mengurangi kepadatan di jalur utama seperti Jalan Otto Iskandardinata, Sultan Alimuddin, dan Jalan Mulawarman. Ketiga ruas tersebut sering mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk.

Proyek ini semakin menjadi sorotan setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan pada Rabu (12/2/2025).

Kehadiran Wapres diharapkan membuka peluang tambahan pendanaan di luar APBD agar proyek ini dapat lebih cepat rampung.

“Untuk proyek infrastruktur berskala besar seperti ini, ada baiknya mencari alternatif pendanaan selain APBD, sehingga anggaran daerah bisa digunakan untuk sektor lain yang tak kalah penting,” tambah Abdul Rohim.

Sebagai bagian dari pengawasan, DPRD Samarinda juga berencana melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek dalam waktu dekat. Rencana ini sejalan dengan target Pemkot Samarinda yang menjadwalkan uji coba terowongan pada pertengahan 2025.

“Kemungkinan kami akan turun ke lapangan sebelum Ramadan. Saat ini, masih ada beberapa sektor lain yang perlu kami tinjau, seperti pengelolaan limbah dan keamanan hotel. Setelah itu, fokus kami akan beralih ke proyek terowongan ini,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *