Menarakaltim.com, Tenggarong – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti acara halalbihalal yang digelar Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (9/4/2025) pagi, di Aula Kantor Pusat perusahaan tersebut.
Momen tersebut tak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga momentum penting yang menandai kontribusi ekonomi Tirta Mahakam kepada daerah. Dalam kesempatan itu, perusahaan menyerahkan dividen sebesar Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Kukar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Suparno, didampingi dua direktur lainnya yakni Herlina (Direktur Umum) dan Abdul Latif (Direktur Teknik), dan diterima oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani, yang hadir mewakili Bupati Edi Damansyah.
Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Sekretaris BPKAD Kukar Ahmad Marisi, serta jajaran internal dan eksternal perusahaan.
Suparno dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian perusahaan yang kini telah melayani seluruh 20 kecamatan di Kukar dengan jaringan air bersih. Ia menegaskan bahwa kemajuan tersebut merupakan hasil dari komitmen terhadap transformasi dan kolaborasi.
“Kami tidak akan berhenti berinovasi. Tantangan selalu ada, namun dengan kebersamaan dan semangat perbaikan, kami percaya semua bisa diatasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemberian dividen ini menjadi cerminan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan dan bukti bahwa Perumda Tirta Mahakam telah bertransformasi dari pola birokrasi konvensional menjadi entitas bisnis yang lebih modern dan profesional.
Sementara itu, Ahyani Fadianur Diani menyambut baik kontribusi perdana ini, yang menurutnya merupakan sejarah baru bagi perusahaan dalam 33 tahun eksistensinya.
“Ini adalah bukti bahwa Perumda Tirta Mahakam kini makin sehat secara finansial dan mampu menyokong pembangunan daerah lewat kontribusi nyata,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar inovasi terus digalakkan, termasuk dalam penggunaan teknologi, efisiensi sistem distribusi, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.
Selain itu, Ahyani mendorong agar perusahaan aktif mengevaluasi kinerja serta mencari pendanaan alternatif demi memperkuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), khususnya di wilayah yang secara ekonomi kurang menguntungkan.
Pesan lain yang tak kalah penting adalah dorongan untuk terus mengembangkan kapasitas SDM serta memperkuat pendekatan pelayanan berbasis kepuasan pelanggan.
“Pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan,” tambahnya.
Acara juga dihadiri para tokoh agama dari NU dan Muhammadiyah, jajaran manajemen dari masa lalu dan kini, kepala cabang, hingga perwakilan dari seluruh kecamatan. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai perbaikan layanan air bersih di Kukar.
Dengan pencapaian dan semangat baru yang dibangun, Perumda Tirta Mahakam diharapkan dapat terus menjadi motor utama dalam penyediaan air bersih berkualitas, sekaligus menjadi teladan BUMD yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah. (*)

