menarakaltim.com, TENGGARONG – SMK Negeri 2 Tenggarong menang dramatis dengan skor 5-4 melalui drama adu pinalti melawan SMA Negeri 1 Tenggarong pada pertandingan perdana babak penyisihan grup turnamen Futsal KNPI Cup 2025 di Gedung Beladiri Kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Selasa (18/11/2025).
Kemenangan yang direngkuh klub yang bermarkas di SMK Negeri 2 Tenggarong ini untuk sementara memastikan mereka bertengger di puncak klasemen sementara dengan perolehan tiga poin sekaligus membuka asa untuk melaju ke babak 16 besar apabila di pertandingan kedua dan ketiga berhasil mempertahankan tren positif kemenangan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan perdana yang mempertemukan SMK Negeri 2 Tenggarong versus SMA Negeri 1 Tenggarong dipimpin oleh wasit 1 Arif Rahman Hakim dan Wasit 2, Muhammad Ramadhan.
Pada kick off babak pertama, SMKN 2 Tenggarong mengenakan jersey berwarna hijau daun bis hitam tampil impresif dan terlebih dahulu mengambil inisiatif untuk melancarkan serangan dari sisi kanan lapangan dengan skema built up attack disusul umpan satu dua menuju ke jantung pertahanan lawan.
Namun demikian, umpan silang dari pemain sayap kanan yang kurang akurat berhasil dipatahkan dengan muda oleh pemain SMA Negeri 1 Tenggarong.
Meski begitu, serangan demi serangan ke jantung pertahanan SMA Negeri 1 Tenggarong terus dibombardir oleh para pemain SMK Negeri 2 Tenggarong.
Apesnya, seolah keasyikan menyerang membuat para pemain bertahan (anchor) SMK Negeri 2 Tenggarong kehilangan konsentrasi untuk menjaga lini pertahanan sendiri.
Alhasil, pemain SMA Negeri 1 Tenggarong yang mengenakan jersey berwarna pink kontur hitam dan biru laut berpadu dengan celana warna hitam memanfaatkan skema serangan counter attack disusul umpan tiki-taka ala SMA 1 berhasil berhasil merubah kedudukan menjadi 1-0 melalui sepakan kaki kiri pemain bernomor punggung 9 yang tak mampu diantisipasi secara baik oleh goal keeper SMK Negeri 2 Tenggarong.
Kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan SMA 1 Tenggarong.
Tertinggal 0-1 dari SMA 1 Tenggarong memantik SMK 2 Tenggarong semakin meningkatkan serangan melalui sisi kanan lapangan.
Namun, kokohnya lini pertahanan pemain bertahan SMA Negeri 1 membuat para pemain SMK Negeri 2 Tenggarong kewalahan untuk menyamakan kedudukan kedudukan.
Satu peluang emas tercipta melalui pemain bernomor punggung 7 dari SMK 2 Tenggarong. Sayangnya, bola hasil sepakannya berhasil diantisipasi oleh penjaga gawang SMA 1 Tenggarong.
Kedudukan tetap bertahan untuk keunggulan SMA Negeri 1 Tenggarong tetap bertahan hingga jeda turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama saling melakukan jual beli serangan. Tempo permainan meningkat membuat kedua tim sama-sama saling melakukan pelanggaran.
Alhasil, pemain bernomor punggung 8 dari SMA Negeri 1 Tenggarong diganjar kartu merah oleh wasit karena melakukan pelanggaran.
Sedangkan, pemain bernomor punggung 16 dari SMK Negeri 2 Tenggarong diganjar kartu kuning.
Unggul jumlah pemain membuat para pemain SMK Negeri 2 Tenggarong semakin intensif melakukan serangan. Meskipun demikian, tak ada satu pun serangan yang membuahkan hasil.
Beruntung bagi SMK Negeri 2 Tenggarong di menit-menit akhir babak kedua dihadiahi pinalti oleh wasit, lantaran pemain SMA Negeri 1 Tenggarong melakukan pelanggaran di kotak pinalti sendiri.
Pemain bernomor punggung 12 yang ditunjuk sebagai algojo di titik kotak pinalti berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan setelah bola hasil sepakannya tak mampu dibendung secara baik oleh oleh goal keeper SMA Negeri 1 Tenggarong.
Kedudukan berubah menjadi imbang 1 -1 tetap bertahan hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan.
Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan drama adu pinalti yang membuat SMK Negeri 2 Tenggarong unggul atas SMA Negeri 1 Tenggarong dengan skor 5-4.
Bupati Kukar: KNPI Futsal Cup 2025 Bukan Sekadar Kompetisi
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Aji Ali Husni, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ajang olahraga yang digelar KNPI Kukar.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam memberdayakan pemuda sebagai generasi pembawa energi positif dan penggerak ekosistem olahraga di daerah.
Olahraga, kata dia, adalah sarana efektif untuk membangun karakter, disiplin, dan kepercayaan diri pemuda.
Menurutnya, pemerintah dan KNPI memiliki peran strategis dalam menyediakan ruang yang layak bagi generasi muda untuk menyalurkan energi positif dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
“Olahraga bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana kita melatih disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membentuk pemuda Kukar yang kuat secara fisik sekaligus matang secara mental dan emosional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran turnamen ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarpemuda dan menciptakan suasana kompetisi yang sehat serta inklusif.
Selain itu, kegiatan ini dinilai dapat mendorong kesehatan fisik dan mental peserta serta memupuk karakter seperti kerja sama tim dan kreativitas.
Aji Ali Husni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial atas dedikasi dan semangat mereka.
“Semangat dan kerja keras kalian adalah modal besar untuk mewujudkan generasi muda Kukar yang berprestasi. Jadikan momentum ini sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (ADV/PROKOMMKUKAR/Vinsen)

