183 Views

Menarakaltim.com, Samarinda —Mengawali masa tugasnya sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji memimpin apel perdana di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Senin (24/2/2025).

Apel yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltim ini menjadi kesempatan pertamanya berbicara langsung di hadapan jajaran pemerintahan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji ketika mempimpin upacara perdananya di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (24/2/2025)

Dalam arahannya, Seno Aji mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melupakan rivalitas politik yang terjadi selama Pilkada Serentak 2024.

“Persaingan telah usai sejak Mahkamah Konstitusi menetapkan keputusan final. Kini saatnya kita bersatu, menyatukan langkah membangun Kalimantan Timur,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Bersama Gubernur Rudy Mas’ud—yang saat ini sedang mengikuti pembekalan di Akademi Militer Magelang—Seno berkomitmen merealisasikan 16 program unggulan yang dijanjikan saat kampanye.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan penuh dari seluruh jajaran agar program ini berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Posisi strategis Kaltim sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) turut disorotnya. Menurut Seno, pembangunan di Kaltim harus selaras dengan visi nasional, agar provinsi ini mampu bersaing dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Menanggapi maraknya tagar “Indonesia Gelap” di media sosial, Seno menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menjamin akses pendidikan.

“Tidak ada alasan anak-anak di Kaltim tak bersekolah. Pendidikan gratis adalah tanggung jawab kita bersama. Mari ubah narasi itu menjadi ‘Kaltim Bersinar’,” serunya, mengajak seluruh elemen masyarakat menyebarkan pesan positif.

Apel perdana ini menjadi awal dari kerja nyata Seno Aji dalam mengawal roda pemerintahan Kaltim. Harapannya, kolaborasi yang solid antarperangkat daerah mampu mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *