286 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA  — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar Pengurus Cabang NU (PCNU) Kota Samarinda berlangsung meriah dan penuh semangat.

Rangkaian kegiatan seperti jalan sehat hingga bazaar UMKM berhasil menarik antusiasme masyarakat sejak pagi hari, Minggu (18/5/2025).

Di tengah keramaian, Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas soliditas NU dalam menggerakkan masyarakat.

Dalam sambutannya, Helmi mengaku tidak menyiapkan pidato secara khusus. Namun, semangat kader NU untuk selalu siap sedia menjadi dorongan tersendiri baginya untuk tetap menyampaikan pandangan di hadapan para peserta.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada panitia acara, termasuk Ketua Panitia, Wasilan, yang disebutnya sebagai sosok pengusaha inspiratif dari kalangan NU.

“Acara ini luar biasa. Saya lihat PCNU bukan lagi hanya aktif secara seremonial di level kecamatan, tapi kini sudah tampil di skala kota dengan semangat yang hidup dan nyata. Ini bukti NU semakin solid,” ujarnya.

Helmi pun menyinggung keterlibatannya di NU sejak awal 2000-an, khususnya saat ia aktif dalam pembinaan koperasi dan UMKM melalui Pusat Inkubasi Usaha Kecil dan Menengah.

Kini, ia mengaku bangga melihat LPNU Kota Samarinda melanjutkan perjuangan tersebut dengan mendorong pelaku usaha kecil untuk berkembang secara mandiri.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama pelaku UMKM bukan sekadar bagaimana tampil saat ada kegiatan, tetapi bagaimana tetap bertahan di tengah persaingan pasar yang fluktuatif.

“Kita tidak ingin UMKM hanya hidup musiman. Harus ada pembinaan berkelanjutan agar mereka tetap eksis, meski tidak ada event,” kata Helmi menegaskan.

Ia menyebut bahwa sektor UMKM menyumbang lebih dari 50 persen terhadap perekonomian nasional. Karena itu, NU sebagai organisasi besar dinilainya punya peran strategis untuk terus menggerakkan sektor ini, tidak hanya dalam tataran ekonomi, tetapi juga sosial dan kebencanaan.

Menutup sambutannya, Helmi juga menyinggung pentingnya peran warga NU dalam menjaga ketangguhan sosial masyarakat, termasuk saat menghadapi bencana.

Ia mendorong agar warga NU senantiasa hadir dan memberikan kontribusi, baik dalam bentuk tenaga maupun solidaritas kemanusiaan.

“Saya harap NU bisa terus menjadi garda depan, bukan hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam menjaga kondisi sosial kita di Samarinda,” ucapnya.

Perayaan Harlah ini tidak hanya menjadi momentum peringatan usia satu abad lebih NU, tetapi juga sebagai peneguhan kembali peran keummatan dan kebangsaan NU di tengah masyarakat yang terus berkembang. (ADV/DPRDSMD/RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *