Menarakaltim.com, Samarinda – Universitas Mulawarman kembali menorehkan sejarah baru di dunia pendidikan Kalimantan Timur lewat pelaksanaan Wisuda Gelombang I Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Olahraga 27 September, Kampus Gunung Kelua.
Sebanyak 1.534 mahasiswa dari berbagai jenjang resmi dikukuhkan sebagai lulusan dalam seremoni yang penuh semangat dan haru. Momentum ini menjadi semakin berkesan dengan diwisudanya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, yang keduanya berhasil menyandang gelar doktor di bidang ekonomi.
Rektor Unmul, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para alumni tidak sekadar membawa gelar, namun turut menjadi motor perubahan bagi masyarakat dan daerah.
“Kampus ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk agen-agen perubahan. Lulusan Unmul diharapkan mampu memberikan kontribusi langsung bagi pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia,” ujarnya, Sabtu (12/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdunnur juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kaltim yang menggagas program “Gratispol”, yakni kebijakan pembebasan biaya sekolah dan kuliah bagi warga. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan yang nyata terhadap keadilan pendidikan dan akselerasi pembangunan SDM.
“Kami sangat mendukung program ini. Ini adalah strategi yang sangat efektif dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah,” ucapnya.
Wisuda kali ini diikuti oleh 12 lulusan dari program Diploma, 1.305 Sarjana, 113 Magister, 13 Doktor, dan 90 dari program Profesi. Menariknya, 62,6 persen peserta wisuda kali ini merupakan perempuan, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mencatat jumlah lulusan terbanyak, yakni 345 orang.
Prof. Abdunnur turut memaparkan kemajuan signifikan Unmul dalam beberapa tahun terakhir. Sebanyak lebih dari setengah program studi kini telah mengantongi akreditasi “Unggul”, tujuh di antaranya bahkan memperoleh pengakuan internasional. Unmul juga tengah berproses mendapatkan akreditasi global untuk 18 program studi lainnya.
Dalam bidang riset, Unmul berhasil meraih Golden Award pada Anugerah Saintekdikti 2024 untuk kategori publikasi ilmiah SINTA. Berdasarkan data SINTA, Unmul menduduki peringkat ketiga secara nasional untuk jumlah publikasi ilmiah.
Sementara dalam pemeringkatan Webometric akhir 2024, Unmul meraih peringkat pertama di Kalimantan, peringkat ke-29 secara nasional, peringkat 79 ASEAN, peringkat 195 Asia, dan posisi 2202 dunia — meningkat drastis dari posisi 3500 di tahun sebelumnya.
Untuk mendukung pengembangan akademik, Unmul telah mendirikan Fakultas Kedokteran Gigi dan membuka Program Studi Seni Tari di bawah Fakultas Ilmu Budaya. Ke depan, kampus ini juga tengah mengajukan pembukaan empat fakultas baru: Kedokteran Hewan, Peternakan, Keolahragaan, serta Teknologi dan Sistem Informasi.
Tidak hanya itu, ada delapan program studi baru yang sedang diajukan, antara lain:
– Magister Informatika
– Magister Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
– Kedokteran Hewan
– Pendidikan Profesi Dokter Hewan
– Magister Sains Biomedis
– Spesialis Anastesiologi dan Terapi Intensif
– Pendidikan IPA
– Penyuluhan Pertanian
Menutup pidatonya, Rektor Abdunnur menyerukan kepada seluruh lulusan untuk tidak memutus ikatan dengan almamater.
“Kita berharap alumni terus terlibat dalam pengembangan kampus, menjadi wajah Unmul yang membanggakan di tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.
Dengan wisuda yang sarat makna ini, Unmul menegaskan posisinya sebagai institusi strategis dalam upaya memajukan pendidikan, memperkuat SDM, dan membangun masa depan Kalimantan Timur yang lebih cerah. (*)

