menarakaltim.com, BALIKPAPAN — Para pendidik dari berbagai penjuru Kalimantan Timur saat ini tengah bersaing dalam ajang seleksi ketat untuk mengisi posisi strategis sebagai guru dan kepala sekolah di satuan pendidikan unggulan milik Pemerintah Provinsi.
Seleksi tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dan dilangsungkan di Hotel Horison Ultima, Jalan Marsma R. Iswahyudi, Balikpapan. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga formasi besar, meliputi Guru Bahasa & Sosial Humaniora, Guru MIPA & Geografi, serta calon Kepala Sekolah.
Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, saat dikonfirmasi Selasa (15/7/2025), membenarkan bahwa proses seleksi tengah berlangsung.
“Ya, ini memang sedang dalam proses seleksi,” ujarnya singkat.
Peserta yang mengikuti seleksi ini telah dinyatakan lolos administrasi dan kini memasuki tahap berikutnya sesuai jadwal. Seleksi untuk kelompok Guru Bahasa dan Sosial Humaniora digelar pada 13–16 Juli, diikuti oleh kelompok Guru MIPA dan Geografi pada 16–19 Juli. Sementara itu, seleksi untuk calon kepala sekolah dilaksanakan pada 19–21 Juli 2025.
Para peserta diwajibkan membawa sejumlah berkas penting, seperti salinan SK pengangkatan (PNS/P3K), ijazah, sertifikat pendidik, laporan kinerja tahunan (SKP), SK tugas mengajar, serta dokumen pelatihan atau penghargaan yang relevan. Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi poin penilaian, dibuktikan dengan sertifikat TOEFL atau IELTS, terutama yang diterbitkan di luar Lab Bahasa Unmul.
Selain dokumen, peserta juga harus membawa laptop pribadi dan surat tugas lengkap dengan SPPD atau visum yang telah ditandatangani Kepala Cabang Dinas wilayah masing-masing.
Menurut Armin, seleksi ini merupakan langkah strategis Pemprov Kaltim dalam menyiapkan sumber daya manusia pendidikan yang berkualitas, berdedikasi, dan siap menghadapi tantangan global di dunia pendidikan.
“Harapannya tentu kita bisa mendapatkan tenaga pendidik dan pemimpin sekolah yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas serta semangat membangun dunia pendidikan daerah,” tegas Armin.
Untuk kelompok Bahasa dan Sosial Humaniora, tercatat sebanyak 91 peserta lolos tahap administrasi. Mereka berasal dari berbagai SMA dan SMK seperti SMAN 10 Samarinda, SMKN 18 Samarinda, SMAN 3 Tenggarong, hingga SMAN 1 Teluk Pandan.
Kelompok Guru MIPA dan Geografi mencatat 73 peserta yang lolos seleksi awal, berasal dari satuan pendidikan seperti SMAN 1 Anggana, SMKN 6 Penajam Paser Utara, SMKN Pelayaran Kalimantan, hingga SMAN 11 Berau.
Sementara itu, calon kepala sekolah yang ikut serta dalam seleksi hanya berjumlah 19 orang, berasal dari tiga sekolah: SMAN 10 Samarinda, SMKN 3 Tenggarong, dan SMAN 2 Sangatta Utara.
Hasil akhir seleksi dijadwalkan akan diumumkan pada 22 Juli 2025 melalui situs resmi Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur. (RN)

