269 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Program Gratis Pol pada Senin (21/4/2025) pagi di Plenary Hall GOR Kadrie Oening, Samarinda.

Kegiatan ini menjadi penanda awal dari implementasi komitmen Gubernur H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur H. Seno Aji dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan sosial.

Momentum peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, mempertegas semangat perjuangan dalam mewujudkan kesetaraan akses layanan dasar bagi seluruh warga Kalimantan Timur.

Program tersebut mendapat sambutan meriah dari ribuan peserta yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar janji kampanye, melainkan wujud nyata dari visi pembangunan manusia di Benua Etam.

Ia menyatakan siap menjadi pelayan rakyat, bukan sosok yang hanya ingin dipuji.

“Kami datang untuk bekerja, bukan minta dihormati. Yang penting rakyat senang, kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” ucap Rudy di hadapan ribuan hadirin.

Rudy juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, tantangan ke depan, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara, membutuhkan warga Kaltim yang terdidik dan siap bersaing.

Ia menyoroti rendahnya partisipasi pendidikan tinggi di daerah ini, yang masih berkisar di angka 12 persen.

“Kami targetkan minimal 25 sampai 30 persen anak-anak kita bisa kuliah. Bukan cuma tamat SMA, tapi bisa lanjut sampai sarjana,” tegasnya.

Simbolisasi peluncuran dilakukan lewat penekanan tombol LED bersama jajaran pimpinan daerah seperti Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

Disusul dengan penandatanganan MoU bersama 53 perguruan tinggi yang akan menjadi mitra pelaksana pendidikan gratis, serta kerja sama dengan BPJS dalam layanan kesehatan.

Program ini juga mencakup berbagai bentuk bantuan. Di antaranya seragam gratis bagi pelajar, internet gratis untuk desa, hingga pemberian umrah gratis kepada lima marbot masjid yang secara simbolis diserahkan langsung oleh gubernur.

Acara peluncuran dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari kepala daerah kabupaten/kota, tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, pelajar, mahasiswa, hingga warga penerima manfaat.

Antusiasme masyarakat tampak jelas, sebagai tanda tingginya harapan terhadap keberlanjutan program ini. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *