185 Views

Menarakaltim.com, Samarinda — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 04 Samarinda Utara menghadapi kendala anggaran setelah dana sebesar Rp28 juta habis hanya dalam lima hari. Program ini menyediakan 510 porsi makanan per hari dengan biaya Rp11.000 per porsi, namun besarnya pengeluaran memicu kekhawatiran mengenai keberlanjutannya.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyoroti tingginya biaya operasional program ini. Menurutnya, harga bahan makanan di Samarinda yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain, seperti di Pulau Jawa, menjadi faktor utama yang menyebabkan anggaran cepat terkuras.

“Setiap daerah memiliki perbedaan harga bahan pokok, dan ini berdampak langsung pada pelaksanaan program MBG. Selain itu, ternyata biaya operasional tidak diperhitungkan dalam harga per porsi,” ujar Sani pada Sabtu (15/2/2025).

Saat ini, Pemerintah Kota Samarinda telah mengalokasikan 6,5 persen APBD untuk mendukung program ini. Namun, Sani menilai dana tersebut belum tentu mencukupi karena hingga kini belum ada Petunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat mengenai pelaksanaan MBG di Kalimantan Timur.

Tanpa kejelasan regulasi dari pusat, program ini sepenuhnya bergantung pada APBD, tanpa kepastian pendanaan jangka panjang.

“Kita sudah menyisihkan 6,5 persen dari APBD, tapi apakah itu cukup? Kita belum bisa memastikan karena Juknis dari pemerintah pusat masih belum ada,” tambahnya.

Meski demikian, DPRD Samarinda dan Pemkot tetap berkomitmen melanjutkan program ini. Namun, Sani menegaskan bahwa tanpa dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), beban APBD akan semakin berat.

“Kalau terus mengandalkan APBD, dikhawatirkan program ini akan membebani keuangan daerah. Kita berharap pemerintah pusat turut berkontribusi agar program ini bisa berjalan lebih stabil,” tegasnya.

DPRD Samarinda berharap alokasi dana dari APBN dapat segera dikucurkan agar program MBG dapat terus berlanjut tanpa mengganggu kestabilan anggaran daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *