menarakaltim.com, KUKAR – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ir. Ahmad Yani, melakukan kunjungan ke Rumah Produksi Bersama Pakan Ternak di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan peternakan berbasis masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Yani melihat langsung proses produksi pakan yang diharapkan mampu meningkatkan kemandirian para petani dan peternak di wilayah tersebut.
Menurut Ahmad Yani, keberadaan rumah produksi pakan ternak menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyediaan pakan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kita berada di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, sambil melihat Rumah Produksi Bersama Pakan Ternak. Semoga rumah produksi yang ada di sini benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat kita,” kata Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ir. Ahmad Yani.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga diperlihatkan sejumlah produk pakan yang telah dihasilkan. Salah satunya adalah pakan ikan nila dengan merek Herbal Fit yang diproduksi langsung oleh rumah produksi tersebut.
Produk itu diklaim dapat menjadi alternatif pakan bagi para pembudidaya ikan air tawar di Kukar.
Selain pakan ikan, rumah produksi tersebut juga menghasilkan pakan khusus untuk ayam petelur.
Menurut Ahmad Yani, keberagaman produk menunjukkan bahwa rumah produksi memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan para peternak di berbagai sektor sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Ia pun mengajak masyarakat, kelompok tani, maupun pelaku usaha peternakan yang membutuhkan pakan untuk menjalin kerja sama dengan pengelola rumah produksi.
Ahmad Yani menegaskan bahwa DPRD Kukar akan terus memberikan dukungan agar produk lokal dapat berkembang dan memiliki pasar yang lebih luas.
“Kalau ada yang berminat memesan atau ingin bekerja sama, silakan datang ke sini. Insyaallah kita akan mendukung, termasuk mencoba membantu pemasarannya. Bahkan nanti bisa berkolaborasi dengan para petani kita,” katanya.
Ahmad Yani menilai sinergi antara pemerintah, DPRD, kelompok tani, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pengembangan rumah produksi tersebut.
Dengan kolaborasi yang baik, ia optimistis produk pakan ternak lokal mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Loleng dan wilayah Kutai Kartanegara secara keseluruhan. (Akb)

