275 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet dengan memprioritaskan regenerasi pelatih fisik. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pelatih yang kompeten dan mampu menjawab tantangan era modern.

Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyatakan bahwa pelatih fisik memiliki peran kunci dalam menentukan perkembangan dan prestasi atlet. Namun, ia menyoroti perlunya peningkatan kualitas pelatih agar penerapan ilmu di lapangan dapat memberikan hasil maksimal.

“Kualitas pelatih fisik harus ditingkatkan. Mereka tidak hanya menjalankan tugas teknis, tetapi juga berperan penting dalam mendukung perkembangan mental dan fisik atlet,” kata Rasman, Kamis (14/11/2024).

Rasman mengapresiasi pelatihan tahap awal yang telah dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, di mana 50 pelatih telah dilibatkan. Namun, ia menilai perluasan partisipasi serta pelatihan yang lebih terarah sangat dibutuhkan.

“Kita perlu melibatkan lebih banyak pelatih muda, seperti lulusan sarjana olahraga, untuk memperkuat regenerasi. Pelatihan harus dirancang secara modern agar pelatih siap menghadapi tantangan baru,” tambahnya.

Rasman juga menyarankan agar guru olahraga lebih banyak diberi kesempatan untuk terlibat sebagai pelatih fisik. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, mereka dianggap mampu memberikan kontribusi besar dalam pembinaan atlet.

“Guru olahraga memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pelatih fisik. Jika dilibatkan, mereka dapat membawa dampak signifikan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih baik di Kaltim,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pendekatan pelatihan yang berbasis data dan metode ilmiah untuk meningkatkan performa atlet. Menurutnya, regenerasi pelatih bukan hanya soal menggantikan generasi lama, tetapi memastikan pelatih yang ada relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kita harus berinovasi dalam pembinaan. Pelatihan yang berbasis ilmu pengetahuan akan membuat atlet lebih produktif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.

Dengan strategi regenerasi pelatih fisik yang terencana, Dispora Kaltim optimis dapat menciptakan ekosistem olahraga yang mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dan membanggakan Kaltim di berbagai ajang olahraga. (Adv/Dispora Kaltim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *