276 Views

Menarakaltim.com, Balikpapan – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, secara mendadak meninjau tiga aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim di Balikpapan, yaitu Mess Pemprov Kaltim, lahan eks Puskib, dan Hotel Royal Suite, Rabu (12/3).

Dalam kunjungan ini, ia menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset tersebut demi kepentingan masyarakat.

Salah satu aset yang disorot adalah lahan eks Puskib seluas 3,8 hektare. Gubernur Rudy menegaskan bahwa lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah unggulan, rumah sakit, atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Menurutnya, hal ini penting untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi warga Balikpapan, termasuk akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan bahan bakar.

“Hari ini, kita melihat aset Pemprov Kaltim yang terbengkalai sejak 2012. Sudah 13 tahun dalam kondisi seperti ini, dan sekarang saatnya kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan,” ujar Rudy.

Ia juga menyoroti Mess Pemprov Kaltim, yang dinilai belum dikelola secara optimal. Gubernur meminta agar pengelolaan mess ini ditingkatkan guna meningkatkan pendapatan daerah.

Sementara itu, untuk Hotel Royal Suite, pemerintah akan melakukan kajian ulang terkait pengelolaannya setelah Idulfitri. Langkah ini bertujuan agar aset tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa Pemprov Kaltim memiliki rencana strategis dalam pemanfaatan aset, termasuk pembangunan boarding school unggulan di Balikpapan.

Sekolah ini diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pendidikan terbaik di Kalimantan Timur, memberikan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

“Langkah-langkah ke depan sudah kita siapkan. Ini bukan sekadar perencanaan, tetapi wujud nyata dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kunjungan ini, Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan aset daerah terbengkalai, melainkan mengoptimalkannya agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *