181 Views

Menarakaltim.com, Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk semakin serius mengembangkan sektor pariwisata guna meningkatkan daya tarik wisatawan serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, yang menilai bahwa potensi wisata di kota ini masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Samarinda selama ini dikenal dengan Desa Budaya Pampang sebagai destinasi utama wisata budaya. Namun, Rusdi menekankan bahwa kota ini memiliki potensi lain yang bisa dikembangkan, terutama wisata alam yang dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan.

“Samarinda memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Namun, selama ini kita masih mengandalkan ikon lama. Sudah saatnya kita mengembangkan destinasi baru agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan,” ujarnya pada Kamis (20/3/2025).

Selain wisata alam, ia juga menyoroti peluang pengembangan wisata buatan yang semakin diminati. Ia mendorong pemerintah daerah untuk meniru kesuksesan kota-kota seperti Malang, Bandung, dan Yogyakarta yang telah menghadirkan wisata buatan berbasis teknologi, taman tematik, hingga wahana edukasi.

“Tren wisata saat ini tidak hanya tentang keindahan alam, tetapi juga pengalaman unik. Samarinda harus berani berinovasi agar bisa bersaing dengan daerah lain,” tambahnya.

Untuk mendukung pengelolaan pariwisata yang lebih baik, Rusdi menggarisbawahi pentingnya peraturan daerah (Perda) terkait desa wisata. Ia berharap dengan adanya regulasi ini, desa-desa yang memiliki potensi wisata bisa berkembang lebih terarah dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, regulasi yang kuat akan membantu dalam pengelolaan, promosi, serta penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menarik wisatawan.

Rusdi juga mengungkapkan bahwa sektor perhotelan menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar di Samarinda. Namun, ia menilai bahwa wisata budaya dan kearifan lokal masih belum tergarap secara maksimal.

“Jika kita ingin meningkatkan sektor pariwisata, maka wisata budaya dan alam harus mendapat perhatian lebih. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” katanya.

Dengan berkembangnya tren wisata yang semakin modern dan variatif, Rusdi berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar Samarinda dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, tidak hanya bagi wisatawan lokal tetapi juga dari luar daerah. (Adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *