268 Views

menarakaltim.com, Samarinda – Dalam upaya memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di Kalimantan Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim telah menyesuaikan strategi pembinaannya dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Pendekatan baru ini bertujuan membangun sistem pembinaan yang lebih terstruktur, berkesinambungan, dan selaras dengan regulasi nasional.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pengembangan olahraga di daerah berjalan lebih terarah. Menurutnya, UU Keolahragaan memberikan panduan komprehensif bagi pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan kesinambungan prestasi.

“Penyesuaian ini memungkinkan pembinaan olahraga di Kaltim menjadi lebih fokus, terstruktur, dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan oleh UU tersebut,” jelas Rasman pada Kamis (7/11/2024).

Pengalaman berharga dari ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 turut menjadi bahan evaluasi bagi Dispora Kaltim dalam menyusun prioritas ke depan. Rasman menekankan pentingnya fokus pada cabang olahraga (cabor) dengan banyak nomor tanding untuk memaksimalkan potensi raihan medali.

“Kita perlu memprioritaskan cabor dengan jumlah nomor tanding yang besar untuk meningkatkan peluang medali,” ujar Rasman.

Di sisi lain, pembinaan terhadap nomor perorangan juga akan diperkuat. Hal ini dilakukan agar atlet perorangan dapat berpartisipasi dalam berbagai kategori pertandingan, yang berpotensi meningkatkan perolehan medali untuk Kaltim.

“Melalui penguatan nomor perorangan, kita dapat memperbesar peluang raihan medali dengan mengikutsertakan atlet dalam lebih dari satu kategori,” tambahnya.

Meski demikian, cabor beregu yang konsisten menyumbang medali emas tetap menjadi perhatian. Rasman menegaskan bahwa investasi pada cabor beregu, meskipun memerlukan sumber daya besar, tetap krusial untuk memperkuat posisi Kaltim di kancah olahraga nasional.

“Kita tetap memberi apresiasi pada cabor beregu yang telah berprestasi, karena mereka memiliki kontribusi besar dalam pencapaian Kaltim,” kata Rasman.

Program regenerasi atlet juga menjadi prioritas Dispora Kaltim untuk menciptakan lapisan atlet muda yang akan melanjutkan prestasi senior. Langkah ini, menurut Rasman, adalah kunci untuk menjaga konsistensi prestasi olahraga di Kaltim.

“Regenerasi penting untuk memastikan kesinambungan prestasi atlet di Kaltim,” tutupnya.

Dengan serangkaian langkah ini, Dispora Kaltim berharap dapat membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih kokoh, terus berprestasi di tingkat nasional, serta menciptakan iklim olahraga yang dinamis dan berdaya saing tinggi. (Adv/Dispora Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *