251 Views

menarakaltim.com, TENGGARONG – Pencananganan Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia, di Kukar ditandai dengan penyerahan bantuan beras kepada warga Prasejahtera, serta Launching Kredit Kukar Idaman bagi Petani, Nelayan dan pembudidaya Ikan, yang digelar di Halaman Parkir Kantor Bupati Kukar, pada Senin (16/10/2023).

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi para OPD dan pelaku usaha lainnya yang sudah meramaikan stand pangan murah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mengakses dan berbelanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” apresiasi bupati Edi Damansyah.

Dikatakan Edi Damansyah, Kutai Kartanegara merupakan salah satu daerah dengan potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Termasuk di dalamnya adalah potensi pangan.

Kukar memiliki hamparan lahan pertanian yang sangat luas, dengan kontribusi sebesar 42% dari total produksi Gabah Kering Giling di Provinsi Kalimantan Timur.

“Lebih dari 80% produksi kelautan dan perikanan Kalimantan Timur berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Kondisi ini didukung pula pengembangan Holtikultura Kutai Kartanegara yang sangat kuat di Provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan gambaran data-data tersebut, dapat diasumsikan bahwa ketersediaan pangan di Kutai Kartanegara dalam kategori sangat aman,” ujarnya.

Namun, Kutai Kartanegara saat ini memiliki 60,81 ribu orang atau 7,61% Penduduk termasuk dalam kategori miskin. Sehingga pangan murah, menjadi hal penting untuk dapat dijadikan sebagai kebijakan prioritas dalam tatanan penyelenggaran Pembangunan Daerah yang lebih konkret.

“Gerakan Pangan Murah yang dicanangkan serentak di seluruh wilayah Indonesia ini merupakan bagian penting dari kehadiran negara dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang tidak terlepas dari upaya perwujudan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” jelasnya.

Diketahui, suasana pangan murah pun langsung diserbu masyarakat termasuk para pegawai dilingkungan Pemkab Kukar berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, sayur mayur hingga cemilan ringan produk UMKM yang berada di stand pangan murah. (adv/kominfokukar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *