menarakaltim.com, SAMARINDA – Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Bone Kalimantan Timur menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan kembali nilai keteladanan Rasulullah di tengah perubahan dan perkembangan zaman saat ini.
Dengan bertemakan Sumange Teallara dan meneladani Rasulullah, hampir 100 orang pengurus dan anggota perempuan IWK Bone berkumpul dan merefleksi diri untuk mengevaluasi sejauh mana mereka telah meneladani akhlak, ajaran, dan perjuangan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, melalui ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Rudini Dai Pramuka yang merupakan juga Ketua LDNU Kaltim.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Wakil Ketua TP PKK Kota Samarinda Elly Luchritia Nova Saefuddin Zuhri, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim Muhammad Ridwan Tasa dan istri.
Selanjutnya, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Kaltim sekaligus Pembina IWK Bone Kaltim Padillah Mante Runa, Ketua I sekaligus koordinator kegiatan IWK Bone Kaltim IWK Bone Kaltim, serta penasehat IWK Bone Bontang dan lainnya.
Ketua DPP IWK Bone Kaltim Mahdalena mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi bagian penting bagi warga IWK Bone dalam mempererat tali silahturahmi dan kekeluargaan dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Kita ingin menjadikan momen ini sebagai wadah untuk berkumpul dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW. Kita juga menghadirkan Ustadz Rudini dengan semangat teallara yang berkaitan dengan perjalanan Rasulullah,” katanya, Minggu (13/9/2026) di Club House Mediterania Samarinda.
Lebih lanjut, Mahdalena menuturkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui semangat kekeluargaan dan kebersamaan.
“Dimana kita keluarga Bone, kita harus saling menghargai, saling merindu, mempererat tali kekeluargaan dan membangun silaturahmi dengan semangat kebahagiaan serta kebersamaan,” tegasnya
Wakil Ketua TP PKK Kota Samarinda Elly Luchritia Nova Saefuddin Zuhri, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai IWK Bone telah menunjukkan peran dalam mempererat hubungan antarperempuan, khususnya warga Bone di Samarinda.
“Saya sangat mengapresiasi IWK Bone dan ibu Mahdalena yang memiliki semangat memajukan perempuan Samarinda, khususnya wanita Bone. Beliau sosok yang supel dan mengayomi anggotanya,” kata Nova.
Menurut Nova, dengan adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita bisa lebih bermuhasabah diri dan meneladani sifat baik rasullah.
“Nilai syafat Nabi Muhammad SAW harus dilakukan, semoga kita menjadi manusia yang bermanfaat, dan patuh terhadap suami,” jelasnya.
Ketua LDNU Kaltim Rudini yang hari ini menjadi penceramah dalam momentum maulid, menyampaikan perkembangan zaman membuat masyarakat membutuhkan sosok yang dapat menjadi teladan. Menurut dia, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam menjalani kehidupan.
“Di tengah perkembangan zaman, kita membutuhkan role model. Role model terbaik adalah Nabi Muhammad SAW. Ketika hidup kita berkiblat kepada Rasulullah, insyaallah kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih,” kata Rudini.
Sementara itu, Ketua BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim Muhammad Ridwan Tasa turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti Maulid penting untuk terus dilakukan oleh organisasi perempuan.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya keluarga wanita Bone. Tidak banyak perkumpulan wanita yang menggelar kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan ke depan tidak hanya Maulid, tetapi juga Isra Mikraj dan kegiatan keagamaan lainnya,” pungkasnya. (Akbar)

