200 Views

menarakaltim.com – Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025. Tahun ini, sebanyak 291 siswa dengan 151 tim dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim berpartisipasi.

Dari jumlah tersebut, 265 peserta atau 151 tim dinyatakan lolos seleksi proposal, menjadikan Kaltim sebagai provinsi dengan jumlah karya tulis ilmiah terbanyak se-Indonesia.

Kegiatan OPSI dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap daring berlangsung pada 18–19 Agustus, sedangkan tahap luring digelar pada 20–22 Agustus 2025 di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan.

Rangkaian pembekalan ini dirancang untuk memperdalam pemahaman siswa dalam menulis karya ilmiah, mengasah teknik penelitian, hingga melatih kemampuan presentasi sebelum masuk ke babak lomba utama.

Pembukaan tahap daring dilakukan oleh Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta dan mendorong mereka untuk terus tekun belajar.

“Teruslah belajar, rajin membaca, dan manfaatkan semaksimal mungkin kehadiran narasumber untuk menggali informasi dan pengetahuan. Kami juga berterima kasih kepada para narasumber dari Universitas Indonesia yang telah bersedia membimbing anak-anak Kaltim,” ujarnya.

Armin juga berpesan kepada panitia, khususnya Sitti Aminah selaku Sub Koordinator Peserta Didik, agar terus mengembangkan pelatihan pada ajang-ajang lain seperti OSN, O2SN, LDBI, NSDC, FLS2N, hingga lomba sastra dan seni agar siswa Kaltim semakin siap bersaing di level nasional.

Sementara itu, tahap luring dibuka oleh Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Muhammad Jasniansyah, SE., M.Si.

Ia menegaskan keberhasilan Kaltim tahun ini tidak lepas dari strategi pembinaan yang sudah dilakukan sejak tahun lalu.

“Capaian ini adalah hasil dari pelatihan penulisan karya ilmiah yang diberikan kepada para guru pembimbing OPSI di tahun 2024,” jelasnya.

Pada sesi daring, peserta dibimbing langsung oleh pakar dari Universitas Indonesia, salah satunya Prof. Dr. Riri, yang dikenal berpengalaman dalam riset dan pembimbingan karya ilmiah.

Sedangkan untuk sesi luring di Balikpapan, sejumlah akademisi dan praktisi riset dari dalam dan luar daerah turut hadir, di antaranya:

– Prof. Dr. Hetty Manurung, S.Si., M.Si

– Nella Putri Giriani, S.S., M.Hum

– Ns. Tri Wahyuni, SP.Mat., Ph.D (Dekan Fakultas Keperawatan UMKT)

– Muhammad Rauf, S.Pd., M.Si (pembimbing OPSI tingkat nasional asal Jawa Tengah)

– Ade Koswara, S.Pd. (juri OPSI tingkat nasional dari Kalimantan Utara)

– Ka. Prodi Biologi UINSI Samarinda

Mereka memberikan materi mulai dari metodologi penelitian, teknik analisis data, hingga strategi presentasi ilmiah. Berikut rincian partisipasi OPSI Kaltim 2025

Total tim: 151

Tidak lolos seleksi: 18 tim (34 siswa)

Lolos seleksi proposal:

Bidang IPA: 30 tim / 57 siswa

Bidang IPS: 44 tim / 85 siswa

Bidang IPT: 59 tim / 114 siswa

Dengan jumlah peserta terbanyak nasional, OPSI 2025 menjadi momentum penting bagi Kaltim untuk terus memperkuat tradisi riset di kalangan pelajar. Dukungan pemerintah, sekolah, hingga pakar dari berbagai universitas diharapkan mampu mendorong lahirnya peneliti muda berbakat dari Bumi Etam. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *