Screenshot
161 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud bersama istri, Sarifah Suraidah Harum, turut menghadiri malam resepsi East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 yang berlangsung meriah di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (26/7/2025). Turut hadir mendampingi, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama istri, Wahyu Seno Aji.

Resepsi budaya ini menjadi momen penting dalam rangkaian EBIFF 2025. Suasana penuh persahabatan terasa saat dilakukan prosesi penyerahan cinderamata dari para delegasi mancanegara, yakni Romania, Korea Selatan, Polandia, India, dan Rusia kepada pimpinan daerah Kaltim dan pasangan mereka.

Gubernur Rudy Mas’ud pun turut membalas penyerahan tersebut dengan menyerahkan cinderamata kepada sejumlah wakil delegasi seni budaya dari berbagai provinsi Indonesia, seperti Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Selain dari kalangan delegasi, penghargaan khusus juga diberikan kepada mitra penyelenggara yang telah berkontribusi dalam suksesnya EBIFF tahun ini. Sejumlah perusahaan dan lembaga, antara lain PT Pupuk Kaltim, PT Bayan Group, Bank Indonesia, Bankaltimtara, dan PT Watu Pantai Lamaru, menerima apresiasi atas dukungannya.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kelancaran dan antusiasme tinggi dalam pelaksanaan EBIFF 2025, mulai dari karnaval budaya di Taman Samarendah, pembukaan di Stadion Gelora Kadrie Oening, hingga malam resepsi penutupan.

“Kami siap membuka pintu untuk delapan negara yang akan hadir di EBIFF tahun depan,” ungkapnya penuh semangat.

Gubernur yang akrab disapa Harum itu bahkan sempat berseloroh kepada Presiden CIOFF Indonesia, Said Rachmad, dengan harapan agar lebih sering menggelar kegiatan sejenis di Bumi Etam.

Rasa hormat juga ditujukan khusus kepada delegasi Romania, yang diwakili oleh Wakil Duta Besar, Mrs. Emandi Elena Maria. “Kami sangat menghargai kehadiran dan kebersamaan beliau selama kegiatan ini,” ucap Rudy Mas’ud.

Ia menilai, EBIFF bukan sekadar festival, melainkan simbol kekuatan budaya yang melintasi batas negara, etnis, dan bahasa.

“Melalui seni dan budaya, kita menjalin persaudaraan antarbangsa yang erat,” tegasnya.

Rudy Mas’ud juga mengungkapkan rencana untuk lebih meningkatkan dukungan Pemerintah Provinsi terhadap pelaksanaan EBIFF mendatang, termasuk penyediaan fasilitas penginapan.

“Kami targetkan 300 kamar hotel tersedia untuk para tamu tahun depan,” katanya.

Malam resepsi ditutup dengan penampilan memukau dari para seniman delegasi luar negeri dan Indonesia. Tarian dan atraksi budaya dari Rumania, Korea Selatan, Polandia, India, Rusia hingga Kalimantan Utara menyemarakkan suasana.

Turut hadir dalam resepsi ini para duta besar atau perwakilannya dari lima negara peserta, pimpinan lima provinsi delegasi, Forkopimda Kaltim, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, tokoh adat, pejabat instansi pusat dan daerah, serta komunitas seni dan budaya Kaltim. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *