248 Views

Menarakaltim.com, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diminta untuk menepati janjinya dalam memberikan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali di berbagai ajang, baik tingkat provinsi maupun nasional. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, yang menegaskan bahwa pemberian bonus bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga semangat dan regenerasi atlet.

“Ini adalah bentuk apresiasi dari Pemkot Samarinda kepada atlet berprestasi, baik peraih emas, perak, maupun perunggu. Selain itu, bonus ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi mereka,” ujar Ismail, Rabu (19/3/2025).

Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan agar regenerasi tetap berjalan. “Pemberian bonus ini juga berperan dalam mendorong atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi. Dengan begitu, kita tidak kehilangan generasi atlet yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Terkait dengan besaran bonus yang mencapai Rp9-10 miliar, dengan peraih medali emas mendapatkan Rp100 juta, Ismail menilai hal itu sah-sah saja selama tidak mengganggu postur keuangan daerah.

“Kalau memang sudah dialokasikan untuk itu dan tidak mengganggu anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), maka tidak ada masalah. Yang terpenting janji ini harus ditepati,” tegasnya.

Selain bonus, Ismail juga berharap Pemkot Samarinda terus mendukung pembinaan atlet melalui penyelenggaraan kompetisi tingkat kota sebagai sarana penjaringan dan pengembangan bakat. Dengan langkah ini, diharapkan prestasi atlet Samarinda dapat terus meningkat dan berdaya saing di berbagai level kompetisi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *