265 Views

MenaraKaltim.com, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah konkret untuk mengendalikan lonjakan harga bahan pokok, terutama menjelang Idul fitri.

Seiring meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan, pemerintah memastikan pasokan tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar guna menghindari inflasi yang lebih tinggi.

“Pemerintah pusat melalui Mendagri terus memantau harga sembako, termasuk beras dan cabai, yang mengalami kenaikan cukup signifikan. Kita di daerah juga bergerak bersama untuk mencari solusi agar harga tetap stabil,” ujarnya, Sabtu (8/3/2025).

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah subsidi biaya transportasi untuk distribusi bahan pokok. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah lonjakan harga akibat tingginya biaya angkut dari daerah produksi ke pasar-pasar lokal.

“Jika diperlukan, kita akan subsidi ongkos angkut agar harga-harga tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah provinsi juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pasokan barang kebutuhan pokok tetap tersedia.

“Kita pastikan distribusi berjalan lancar, jangan sampai ada hambatan yang membuat harga semakin melonjak. Semua pemangku kepentingan harus berperan aktif,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, diharapkan lonjakan harga sembako selama Ramadan dan Idulfitri dapat dikendalikan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus mengawal kestabilan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa hambatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *