302 Views

Menarakaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menilai bahwa di periode kedua kepemimpinan Wali Kota Andi Harun, komunikasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD terlihat lebih intens. Hal ini diharapkan dapat menghindari kesalahpahaman yang sebelumnya kerap terjadi.

“Kami berharap apa yang disampaikan Pak Wali Kota bisa benar-benar terwujud. Sejauh ini, tampaknya komunikasi dengan DPRD semakin cepat. Mungkin sebelumnya sering terjadi miskomunikasi, tapi tadi dalam sambutannya, beliau menegaskan akan membangun komunikasi yang lebih baik ke depannya,” ujar Samri, Selasa (4/3/2025).

Menurutnya, pernyataan Wali Kota kali ini mirip dengan sambutan di awal periode pertamanya. Namun, DPRD tetap optimistis hubungan antara eksekutif dan legislatif bisa lebih harmonis.

“Tidak boleh ada kesan bahwa kedua institusi ini seperti berseberangan. Kita harus seperti pasangan suami istri—kadang ada perbedaan pendapat, tapi justru itu yang membuat hubungan lebih solid. Perbedaan itu bumbu, supaya setelahnya kita bisa berjalan bersama-sama demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas rencana Wali Kota untuk mendorong sekolah unggulan hingga tingkat SMA, meskipun kewenangan SMA berada di tangan pemerintah provinsi.

“Soal itu, memang SMA berada di bawah wewenang provinsi, sedangkan pemerintah kota bertanggung jawab pada SD dan SMP. Namun, kalau ada upaya komunikasi agar bisa berkontribusi juga di tingkat SMA, itu tidak masalah. Semua demi pendidikan yang lebih baik di Samarinda,” kata Samri.

Menurutnya, selama langkah tersebut bertujuan untuk kepentingan masyarakat, DPRD akan mendukung sepanjang tetap sesuai dengan regulasi yang ada.

“Namanya juga berusaha, tidak ada salahnya mencoba,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *