Menarakaltim.com, Magelang — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, turut serta dalam program pembekalan kepemimpinan yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi 504 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dalam memperkuat kapasitas pemerintahan mereka.
Program yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 ini dimulai sehari setelah Presiden RI, Prabowo Subianto, melantik para kepala daerah. Materi yang disampaikan dalam pembekalan ini dirancang untuk menjawab tantangan kepemimpinan di daerah, dengan fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, sinergi antarwilayah, transparansi anggaran, serta ketahanan nasional.
Salah satu bahasan penting adalah implementasi visi Astacita Prabowo-Gibran dalam konteks pembangunan daerah.
Sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden Prabowo dan para menteri kabinet, hadir sebagai pemateri. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif strategis yang relevan dengan tugas-tugas kepala daerah ke depan.
Rudy Mas’ud, yang mengikuti seluruh rangkaian agenda tanpa persiapan khusus, menegaskan pentingnya menjaga stamina agar dapat menyerap setiap materi dengan optimal.
“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Semoga ilmu yang diperoleh dapat saya terapkan untuk mendorong kemajuan Kalimantan Timur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya sesaat sebelum memasuki lokasi pelatihan.
Pembekalan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi benar-benar mampu memperkuat kapabilitas kepala daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan selaras dengan kebijakan nasional. (*)

