89 Views

menarakaltim.com, TENGGARONG – Dalam rangka menjalin sinergitas dan kolaborasi terkait pembinaan serta sarana prasarana (Sarpras), Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendy Solihin melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong, Rabu (5/11/2025) siang.

Kedatangan orang nomor dua di Kukar ini diterima oleh Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Tenggarong, Zulhendri didampingi para staff lainnya.

Kepada awak media seusai melakukan peninjauan, Wakil Bupati Kukar Rendy Solihin mengatakan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong kini dihuni oleh 63 anak binaan.

“Bagaimanapun juga, semua anak-anak di sini adalah anak-anak kita semua,” katanya.

Rendy menambahkan oleh sebab itu, tujuan utama melakukan peninjauan ke Lapas ini hanya untuk melihat secara langsung situasi yang ada di lapangan sekaligus berupaya memastikan agar semua kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Rendy menyebut setelah menerima laporan dari pihak LPKA Kelas II Tenggarong, pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok dan mendasar yang diperlukan warga binaan.

“Insyaallah akan kami penuhi sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Tenggarong, Zulhendri mengapresiasi dan berterima kasih atas Keberpihakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap para warga binaan.

“Alhamdulillah ada beberapa item yang beliau setujui untuk dibantu terkait kebutuhan anak di LPKA Kelas II Tenggarong,” paparnya.

Zulhendri merincikan adapun item yang disetujui seperti air conditioner (AC). Alasan mendasar diperlukannya pendingin udara agar para warga binaan merasa betah saat belajar di dalam ruangan.

Tak hanya itu, Zulhendri bahkan mengaku bahwa saat ini rutinitas kegiatan sekolah warga binaan berjalan normal seperti biasa bahkan hak-hak mereka juga terpenuhi.

“Mereka yang sekolah baik paket A, paket B, maupun paket C kami fasilitasi. Bahkan hari ini ada satu orang yang mengikuti ujian di SMKN 2 Tenggarong. Jadi, hak-hak mereka tetap kami jamin,” pungkasnya.(ADV/PROKOMKUKAR/VINSEN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *