174 Views

menarakaltim.com, SAMARINDA — Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia mulai digaungkan di Kota Samarinda.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar rapat koordinasi perdana sebagai persiapan menyambut momentum nasional tersebut, Jumat sore (25/7/2025) di Ruang Rapat Gedung PKK.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota DR H Andi Harun, didampingi Wakil Wali Kota H Saefuddin Zuhri, Sekretaris Daerah H Hero Mardanus, unsur Tim TWAP, serta para pejabat dari perangkat daerah Pemkot Samarinda.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya tahapan perencanaan kegiatan perayaan kemerdekaan, yang tahun ini akan dikemas lebih inklusif dan menyentuh langsung hingga ke tingkat kelurahan. Harapannya, seluruh warga Kota Tepian bisa ikut terlibat dalam suasana penuh semangat kebangsaan.

Dalam rapat tersebut, Asisten II Setkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan gambaran umum rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan menjelang dan sesudah 17 Agustus.

“Untuk lomba kita adakan mulai dari tanggal 1 hingga 14 Agustus untuk umum dan pelajar. Sedangkan lomba untuk perangkat daerah 18-22 Agustus. Dan pawai pembangunan kita gelar 23 Agustus serta acara puncak di tanggal 24 Agustus,” urainya.

Sementara itu, Wali Kota Andi Harun menegaskan pentingnya pelibatan aktif masyarakat di seluruh pelosok kota melalui beragam perlombaan.

Ia menekankan agar pusat kegiatan tidak hanya terpusat di tengah kota, namun menyebar hingga ke lingkungan masing-masing kelurahan.

“Saya minta lomba nanti harus ramai di seluruh kampung, basis kegiatannya di fokuskan pada masing-masing Kelurahan jangan semua lomba di arahkan ke pusat kota,” pesannya.

Selain itu, Andi Harun juga memberi arahan agar Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kota turut menyusun konsep lomba kebersihan lingkungan dan gapura antar-kampung sebagai bentuk edukasi masyarakat dalam menjaga keasrian lingkungan.

Tak hanya itu, kritik dan saran juga disampaikan orang nomor satu di Samarinda tersebut terkait teknis pelaksanaan kegiatan. Ia berharap agar pawai pembangunan tahun ini bisa lebih inovatif dan bervariasi.

“Kalau bisa model pelaksanaannya jangan begitu-begitu saja setiap tahun, untuk peserta bidang olahraga juga jangan di dominan hanya satu cabor, seperti pencak silat yang diikuti hampir semua perguruan di Samarinda, kalau bisa lebih diatur,” sarannya.

Termasuk dalam kegiatan lomba karaoke, ia menambahkan bahwa unsur budaya lokal perlu ditonjolkan melalui lagu daerah sebagai lagu wajib untuk kategori peserta umum. Sedangkan bagi lingkungan pegawai Pemkot Samarinda, Wali Kota meminta agar keterlibatan pimpinan turut menjadi contoh.

“Dan ini berlaku untuk peserta umum. Sedangkan untuk lingkungan pegawai Pemkot, Andi Harun minta kepala OPD wajib mengikuti lomba tersebut.”

Dengan pelibatan lintas sektor dan pendekatan berbasis kampung, peringatan kemerdekaan RI tahun ini di Samarinda dipastikan lebih semarak sekaligus membangun rasa kebersamaan dan cinta tanah air yang lebih kuat di tengah masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *